Pemuda Dunia Kembangkan Kepedulian HIV/AIDS bersama AIESEC Surabaya

Pemuda Dunia Kembangkan Kepedulian HIV/AIDS bersama AIESEC Surabaya

Exchange Participant LITE 5.0 © AIESEC in Surabaya

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sebagian masyarakat masih belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai HIV/AIDS. Oleh karena itu, AIESEC di Surabaya melalui program LITE hadir untuk mengembangkan kepedulian mengenai HIV/AIDS dan membenarkan stigma masyarakat Surabaya terhadap pengidapnya. Mahasiswa asing dari India, Jerman, dan Vietnam juga turut berkontribusi dalam kegiatan ini.

Proyek sosial LITE merupakan bagian dari program Global Volunteer yang melibatkan peran pemuda dari berbagai penjuru dunia. Program pertukaran yang dilaksanakan selama enam minggu ini, bertujuan untuk mengubah perspektif masyarakat khususnya di Surabaya terhadap para pengidap penyakit HIV/AIDS.

Selain itu, kegiatan yang berfokus pada SDGs nomor 3, Health and Well Being ini diadakan untuk mencapai dan menjaga kesetaraan hak hidup bagi setiap manusia. Program LITE juga bekerja sama dengan berbagai komunitas dan institusi yang bergerak di bidang kesehatan.

Senin (15/7) betempat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Surabaya, diadakan kegiatan AIDS Sharing with KPA. Sesi tersebut bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Surabaya.

Para Exchange Participant (sebutan bagi para peserta pertukaran), mendapatkan edukasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS.

Mereka saling berdiskusi mengenai kasus HIV/AIDS dan pentingnya kepedulian bagi para pengidapnya, terutama di Surabaya. Diskusi dilaksanakan bersama dr. Sophiati Sutjahjani selaku sekretaris KPA Surabaya.

Sesi AIDS Sharing bersama KPA Surabaya
Sesi AIDS Sharing bersama KPA Surabaya (15/7)

LITE juga akan melaksanakan kegiatan lainnya selama beberapa minggu ke depan, seperti community visit, hospital visit, dan kampanye tentang HIV/AIDS. Sosialisasi tersebut ditujukan kepada masyarakat dan siswa sekolah agar mereka dapat mendapatkan pengetahuan serta mengembangkan kepedulian terhadap HIV/AIDS.

Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat menyadari bahwa bukan PLHWA (People Living with HIV/AIDS) yang harus dilawan, melainkan kita harus berjuang melawan penyakit HIV/AIDS.

Mengenai AIESEC dan Global Volunteer

AIESEC merupakan organisasi pemuda internasional yang hadir di lebih dari 126 negara, salah satunya di Indonesia. Di Surabaya sendiri, AIESEC telah berdiri sejak tahun 2000. AIESEC hadir sebagai organisasi yang memiliki keyakinan bahwa pemuda adalah kunci untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Pemuda dapat melakukan perubahan dengan mengembangkan jiwa kepemimpinan mereka. Melalui AIESEC pengembangan kepemimpinan pemuda dapat dilakukan melalui beragam program pertukaran budaya, seperti Global Volunteer, Global Entrepreneur, dan Global Talent.

Global Volunteer adalah program pertukaran bagi para mahasiswa dengan berkontribusi pada proyek sosial dalam lingkungan budaya yang berbeda.

Selain itu, AIESEC juga turut mengembangkan pemuda di luar anggotanya melalui kegiatan aktivasi, seperti Walk 4 SDGs, Impact Circle, dan beragam proyek sosial yang dapat diikuti oleh pemuda lokal dan asing.

Salah satu program yang menjadi bagian dari Global Volunteer adalah LITE. Program ini selaras dengan SDGs nomor 3, yaitu Health and Well Being. Program pertukaran selama enam minggu tersebut dihadirkan untuk mengembangkan kepedulian dan mengubah perspektif negatif masyarakat terhadap HIV/AIDS.

Setelah mendapatkan pengalaman hidup lintas budaya, diharapkan para pemuda dapat mengembangkan potensi diri mereka dan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pebulu Tangkis Difabel Ini Bawa Pulang 3 Medali di Ajang World Deaf Championship 2019 Sebelummnya

Pebulu Tangkis Difabel Ini Bawa Pulang 3 Medali di Ajang World Deaf Championship 2019

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II Selanjutnya

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II

AIESEC in Surabaya
@aiesecsurabaya

AIESEC in Surabaya

aiesec.or.id/kickstart; aiesec.or.id/gogetit

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.