Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana?

Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana?

infobanten22

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia adalah negara yang sangat besar. Mungkin karena saking besarnya, terkadang kita tidak tahu kalau ternyata ada nama-nama desa yang unik. Nama-nama desa tersebut justru membuat kita bertanya-tanya dan sedikit menjadi bahan bercanda.

Di bawah ini, ada nama-nama Desa yang sangat unik bagi orang yang baru tahu. Berikut adalah daftarnya :

1. Desa Pocong

amannafm.com

Desa yang terletak di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan ini memiliki kisah mistis. Konon, pada zaman dahulu desa yang satu ini masih belum memiliki nama karena hanya ditinggali oleh beberapa penduduk dan saat itu tempat ini masih berupa hutan. Suatu saat, salah satu penduduk desa tersebut meninggal dan dikubur. Setelah malam tiba, orang yang meninggal tersebut bangkit dari kubur dan menyerupai pocong sambil berjalan melewati hutan. Hal tersebut terjadi selama 40 hari. Mungkin hal itulah yang membuat nama desa tersebut menjadi Desa Pocong.

2. Dusun Koplak

tekooo.com

Dusun Koplak ini berada di Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun Koplak ini posisinya di jalan Kaliurang km 14.5.

3. Desa Siluman

elaenews.com

Desa Siluman yang ada di kecamatan paburan kabupaten subang, Jawa Barat ini memiliki sejarah nama yang tidak ada sangkut pautnya dengan siluman. Sebab nama desa Siluman ini berasal dari sebuah sungai kecil yang bernama Ci Silukman.

4. SDN 6 Danger

MakassarKini.net

SDN 6 Danger merupakan nama sekolah yang terletak di Desa Danger, Kec. Masbagik, Kab. Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Tidak ada yang berbahaya di sekolah ini ya kawan.

5. Desa Pacarpeluk

Caption

Pacarpeluk adalah salah satu nama desa yang unik. Desa ini memiliki sejarah dan banyak sosok di dalamnya. Sosok yang dianggap sebagai pembuka daerah ini dikenal dengan sebutan Mbah Wonoyudo. Ia adalah pengembara yang disebut berasal dari daerah Jipang, Panolan, Blora, Jawa Tengah. Ketika melakukan pembabatan hutan itu, Wonoyudo menjumpai banyak tumbuhan bunga Pacar air yang berwarna merah, merah muda, ungu dan putih, Orang-orang pedesaan biasanya memanfaatkan daunnya sebagai pewarna kuku (kutek). Batang tanaman ini termasuk berair, tebal dan tidak mengayu. Daunnya bergerigi lunak di tepinya. Atas dasar itulah, daerah banyak ditumbuhi tanaman Pacar air ini disebut dengan pedukuhan (dusun) Pacar.

--

Diambil dari berbagai sumber

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang26%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi43%
Pilih TerpukauTerpukau9%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Membaiknya Demokrasi Indonesia Sebelummnya

Membaiknya Demokrasi Indonesia

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.