ASEAN Menuju Integrasi Gerbang Pembayaran

ASEAN Menuju Integrasi Gerbang Pembayaran

Ilustrasi © Unsplash.com

Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) saat ini tengah berupaya untuk memfasilitasi sistem pembayaran regional. Langkah ini diambil karena negara-negara ASEAN meyakini bahwa ekonomi digital menjadi pendorong utama untuk pertumbuhan ekonomi di masa depan.

“ Karena ekonomi digital menjadi semakin penting, semakin 'merajalela', kita melihat semakin banyak ketertarikan (bahwa ASEAN) memiliki sistem pembayaran regional" kata Lim Jock Hoi, Sekjen ASEAN di sela-sela ASEAN Media Forum 2019 di Bangkok, Senin 29/7/2019.

Sekjen ASEAN menambahkan bahwa menteri keuangan dan bank sentral dari 10 anggota ASEAN blok sedang menggodok hal tersebut untuk menuju sistem pembayaran yang terintegrasi. Meski begitu,. menurutnya sejumlah tantangan masih masih harus dihadapi.

a
ASEAN Media Forum 2019 | Akhyari Hananto

"Setiap anggota ASEAN mempunyai sistem dan aturan sendiri-sendiri. Sebelum terintegrasi, kita harus memastikan bahwa seluruh sistem bisa terhubung satu sama lain dan serupa" ungkapnya.

ASEAN Media Forum 2019 media dihadiri oleh 20 profesional media dari 10 negara anggota dengan bahasan topik meliputi apa yang sebaiknya dilakukan ASEAN terhadap sedang berlangsungnya perang perdagangan Cina-AS dan tantangan global, dan juga integrasi ekonomi ASEAN.

Sekjen ASEAN sendiri masih optimis bahwa ASEAN akan terus maju meski sedang berlangsung berbagai tantangan ekonomi global.

"Perdagangan masih positif meskipun akan sedikit turun. Investasi di ASEAN masih berasal dari dalam negara-negara anggota ASEAN. Saya yakin trajektorinya masih positif "kata Mr Lim.

"Ditambah dengan ekonomi digital yang sangat banyak kita miliki di ASEAN. Ini akan berkembang menjadi ekonomi masa depan di ASEAN, "tambahnya.


Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Museum Sang Nila Utama: Pusat Studi Sejarah Melayu di Pekanbaru Sebelummnya

Museum Sang Nila Utama: Pusat Studi Sejarah Melayu di Pekanbaru

Inilah Tradisi Adat untuk Anak Muda Selanjutnya

Inilah Tradisi Adat untuk Anak Muda

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.