Terobosan Baru Kelola SDM Masa Kini oleh Anak Bangsa

Terobosan Baru Kelola SDM Masa Kini oleh Anak Bangsa

Pre-launching Gadjian © Gadjian

Pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan atau start-up merupakan hal penting dalam komponen perusahaan. Tak jarang, para HRD mengalami kesulitan dalam pengelolaan sistem keuangan, penggajian, dan asuransi bagi para karyawannya.

Sistem yang dikerjakan para HRD ini dirasa kurang efektif dalam pengembangan bisnis dalam perusahaan, sedangkan pengelolaan Sumber Daya Manusia tidak berperan banyak dalam perkembangan perusahaan atau start-up.

Perkembangan start-up di Indonesia kini kian menjamur di kota-kota besar dengan berbagai konsep yang unik dan bisnis yang menarik. Start-up sendiri merupakan bisnis baru yang dijalankan kurang dari 6 tahun dan masih dalam tahap berkembang serta masih memiliki kendala terhadap pengelolaan sumber daya manusianya.

Namun, bagaimana jika sebuah start-up mengembangkan sebuah aplikasi yang diciptakan untuk mempermudah sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia?

Gadjian, merupakan aplikasi HRD yang didirikan oleh Afia Fitriati sebagai bentuk pemecah masalah dari pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan. Gadjian sendiri merupakan aplikasi pengelolaan Sumber Daya Manusia dan penggajian berbasis awan atau cloud untuk perusahaan berkembang (start-up) dan lean enterprises di Indonesia.

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan, khususnya HRD untuk mempermudah kinerja mereka seperti administrasi rutin seperti penghitungan gaji, PPh 21, iuran Asuransi kesehatan, dan distribusi gaji karyawan.

Sejak 23 Mei 2016, aplikasi ini diluncurkan dan bersinergi dengan beberapa aplikasi terkait, seperti aplikasi kehadiran bernama Hadirr. Aplikasi ini sudah digunakan oleh ribuan perusahaan dari seluruh Indonesia. Berawal dari Jakarta, kini Gadjian sudah membuka kantor penjualannya di Bandung dan akan launching aplikasinya di Surabaya pada 17 Agustus 2019.

Foto: Dok. Gadjian

Tak hanya sebagai pengembang aplikasi, Gadjian ini juga menjadi aplikasi sarana belajar untuk manajemen SDM dengan harga yang terjangkau yang dinamakan Gadjian Academy. Sejak 2017, Gadjian Academy sudah mendapat perhatian dari 800 perusahaan di Jabodetabek yang mana berisi 30 sesi pembelajaran tentang sistem pengelolaan SDM yang baik dan benar.

Di Surabaya, Gadjian Academy membuka 2 sesi untuk lebih dari 50 perusahaan yang masing-masing diwakilkan dari pihak perusahaan. Tak hanya Surabaya, kota-kota lain di Jawa Timur seperti Jember, Malang, Sidoarjo, dan kota lainnya turut bergabung dalam Gadjian Academy ini. hal ini membuat potensi pasar perusahaan di Jawa Timur berkembang pesat untuk kedepannya.

CEO sekaligus Co-Founder Gadjian, Afia Fitriati mengatakan “Potensi perusahaan kecil dan menengah di Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya sangat besar untuk mendukung peningkatan perekonomian daerah. Kami berharap kehadiran kami di wilayah Jawa Timur dapat membantu mengembangkan potensi”.

Kehadiran Gadjian dan Gadjian Academy diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam rangka memperluas lingkup pemasaran di Indonesia.**

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Terangnya Hari Kemerdekaan RI Menerangi Desa Jongbiru Sebelummnya

Terangnya Hari Kemerdekaan RI Menerangi Desa Jongbiru

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu? Selanjutnya

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu?

kevin naufal
@kevin_naufal

kevin naufal

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.