“Nuansa Estetika” Menandai 10 Tahun Edu Art Forum

“Nuansa Estetika” Menandai 10 Tahun Edu Art Forum

Suasana pameran seni rupa bertajuk "Expose Edu Art Action" yang digelar Edu Art Forum di Taman Budaya Yogyakarta tahun lalu, 25 - 30 Juli 2018. © ekha

Menapaki usia sepuluh tahun, Edu Art Forum kembali akan menggelar pameran seni rupa tingkat nasional. Mengangkat tema "Nuansa Estetika", pameran 1 Dasawarsa Edu Art Forum akan diselenggarakan pada tanggal 25 - 30 Agustus 2019 di Taman Budaya Yogyakarta, Jl. Sriwedani 1 Yogyakarta.

Tak kurang 170 peserta dari berbagai daerah telah mendaftar untuk meramaikan pameran ini. Lebih dari 200 karya, baik dua dimensi maupun tiga dimensi, akan dipajang di ruang pamer Taman Budaya Yogyakarta.

Menurut Direktur Edu Art Forum, Mahyar Suryaman, mencapai usia satu dasawarsa bagi sebuah event pameran seni rupa tingkat nasional yang digelar rutin setahun sekali merupakan suatu pencapaian tersendiri. Butuh komitmen dan dedikasi dari penyelenggara dan berbagai pihak terkait untuk bisa konsisten menyelenggarakan acara dengan segala kesulitan dan keterbatasannya.

"Apalagi sebuah pameran seni rupa yang melibatkan ratusan peserta dengan ratusan karyanya. Ditambah lagi bahwa para peserta tersebut berasal dari berbagai daerah di penjuru nusantara," ujar Mahyar.

Edu Art Forum, meskipun sampai saat ini masih terus berbenah, berhasil menyelenggarakan pameran seni rupa tingkat nasional tahunan secara rutin. Selama sepuluh tahun pula, Edu Art Forum mampu mengembangkan jaringan peserta lintas daerah yang terdiri dari para guru seni rupa dan peserta dengan profesi lainnya.

"Pada mulanya pameran ini memang dimaksudkan untuk memberi ruang bagi para guru seni rupa dari berbagai daerah untuk memamerkan karyanya. Di tengah kesibukan serta rutinitasnya sebagai pendidik, tentu dengan segala kerumitan administratifnya, para guru itu juga dituntut untuk mampu berkarya dan berproses kreatif terus menerus. Tidak hanya fasih berteori, mereka juga harus berpraktek menghasilkan karya seni," terang pensiunan guru seni rupa ini.

nuansa estetika

Oleh karenanya, pameran ini juga bertujuan untuk memberikan ruang penyaluran idealisme jiwa seni yang (masih) dimiliki para guru seni rupa. Karena pada dasarnya, seorang guru seni rupa adalah seorang seniman. Para guru juga terbantu dengan penyelenggaraan pameran ini dalam kaitannya untuk memenuhi persyaratan administratif melengkapi proses akreditasi mereka.

“Pada perkembangannya, pameran ini juga menarik minat peserta dari profesi lainnya. Tentu penyelenggara berusaha mengakomodirnya tanpa meninggalkan misi semula. Bermacam profesi, di antaranya dokter umum, pelukis profesional, wirausahawan, dosen, dokter hewan, arsitek, pematung, hingga camat, tercatat pernah menjadi peserta pameran yang digelar Edu Art Forum,” tambah Mahyar Suryaman yang juga menjadi Ketua Panitia Pameran 1 Dasawarsa Edu Art Forum.

Kini, tiap tahun pameran ini diikuti ratusan peserta lintas profesi, lintas daerah, dengan jenis karya yang beragam. Meski demikian, mayoritas pesertanya tetap guru seni rupa. Antusiasme peserta tetap tinggi. Banyak dari mereka yang hampir tiap tahun ikut memamerkan karyanya. Ini menandakan bahwa mereka terus mengembangkan diri dan terus berproses kreatif. Tentunya ini sebuah indikasi yang baik bagi pendidikan seni rupa di Indonesia. Jika gurunya mengembangkan diri, tentu murid-muridnya juga akan mengikuti.

“Dengan pameran yang ke-10 ini diharapkan ke depannya penyelenggaraan pameran dapat makin meningkat, baik dari segi kualitas karya yang dipamerkan maupun dari segi proses penyelenggaraannya. Bukan tidak mungkin, pameran ini nantinya bisa bergaung di level dunia,” tambah Mahyar.

Penyelenggaraan pameran yang berbarengan dengan Jogja Art Weeks dimana ada puluhan pameran seni rupa bergengsi yang digelar bersamaan di berbagai galeri dan ruang seni di Yogyakarta, diharapkan juga dapat makin meramaikan khasanah dunia seni rupa di Yogyakarta. Pameran ini juga bisa menjadi alternatif tujuan wisata kegiatan seni budaya yang sedang digalakkan oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan jadwal yang sudah pasti, yakni tiap pertengahan tahun antara bulan Juli dan Agustus, pameran ini juga bisa dimasukkan ke dalam agenda tahunan pariwisata Yogyakarta.

Selain pameran selama 6 hari, rangkaian kegiatan pendukung pameran ini adalah acara melukis bersama dengan menggunakan cat Palette Sinar pada hari Senin, 26 Agustus 2019, mulai pukul 09.00 WIB di selasar Taman Budaya Yogyakarta.***

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Surga Yang Tersembunyi Di Kaki Mahameru Sebelummnya

Surga Yang Tersembunyi Di Kaki Mahameru

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri Selanjutnya

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.