Kalimantan Utara Akan Miliki PLTA Berkapasitas 20.000 Mega Watt

Kalimantan Utara Akan Miliki PLTA Berkapasitas 20.000 Mega Watt

Fajar.co.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kabar baik datang dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Pemerintah setempat tengah siapkan pembangunan pembangkit energi hijau yang berbasis tenaga air. PLTA ini akan memiliki kapasitas mencapai 20.000 mega watt (MW). Pembangkit ini dibangun juga untuk menciptaan kawasan industri Tanah Kuning.

Sebelum dibangun, Irianto Lambrie, selaku Gubernur Kalimantan Utara dan pihaknya telah melakukan penelitian terlebih dahulu dan pemetaan sejumlah titik sungai yang memiliki potensi untuk dibangun PLTA.

“Jadi kalau seluruh sungai di Kaltara Sungai Kayan, Sungai Bahau, Sungai Mentarang dan Sungai sungai lain itu memiliki potensi menghasilkan 15.000 MW sampai 20000 MW. Bahkan untuk sungai Kayan itu sendiri bisa 9.000 MW,” katanya yang dikutip dari Bisnis.com

Irianto juga menjelaskan bahwa PLTA akan mendorong pembangunan industri aluminium di kawasan industri tanah Kuning.

Pembangunan PLTA ini juga menjadi program jangka panjang atau 25 tahun kedepan sebesar 9.000 Megawatt (MW) dengan nilai investasi ratusan triliun.

Dalam waktu dekat, Pemprov setempat akan membangun PLTA dengan kapasitas 2.100 MW dengan rinciannya 900 MW untuk PLTA Kayan 1 dan 1.200 MW untuk PLTA Kayan II.

Progres saat ini, pembangunan PLTA yang bertempat di Desa Peso Kabupaten Bulungan tersebut sedang dalam persiapan untuk memulai pembangunan konstruksi bendungan.

--

Sumber : Bisnis.com, fajar.co.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih20%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Inovasi Terbaru dari Mahasiswa UNY, Cat Tembok berbahan Sabut Kelapa. Kok Bisa? Sebelummnya

Inovasi Terbaru dari Mahasiswa UNY, Cat Tembok berbahan Sabut Kelapa. Kok Bisa?

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan Selanjutnya

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.