Tiga Kandidat Ibu Kota Baru Jawa Barat

Tiga Kandidat Ibu Kota Baru Jawa Barat

Gedung sate yang saat ini difungsikan sebagai kantor pemerintahan Jawa Barat © Sumber: AyoBekasi.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Berdasarkan kajian yang sudah terdapat dalam Perda Perubahan atas Perda Jabar Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW Jabar Tahun 2009-2029 ibu kota Jawa Barat direncanakan akan pindah dari Kota Bandung.

"RTRW (rencana tata ruang wilayah) Jawa Barat sudah disahkan untuk sampai 2029. Di dalam RTRW, penataan jalur-jalur transportasi sudah masuk, termasuk persetujuan pemindahan ibu kota pemerintahan untuk dikaji dulu di beberapa lokasi," ujar Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat.

Salah satu alasan pemindahan ibu kota Jawa Barat tersebut seperti disebutkan oleh sang Gubernur, Ridwan Kamil bahwa kantor pemerintahan Pemprov Jawa Barat saat ini masih terpisah-pisah di berbagai lokasi di Kota Bandung. Hal itu membuat roda pelaksanaan pemerintahan menjadi tidak produktif.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil | Sumber: Fajar

Terdapat tiga kandidat yang menjadi opsi pemindahan ibu kota Jawa Barat. Tiga kandidat tersebut antara lain Walini di Kabupaten Bandung Barat, Tegalluar di Kabupaten Bandung dan satu lokasi lainnya yakni Rebana, yang merupakan kepanjangan dari Cirebon, Patimban, dan Majalengka.

Diproyeksikan kedepannya perekonomian tiga wilayah kandidat tersebut akan meningkat. Tentunya berkat pembangunan sejumlah infrastruktur yang menunjang perekonomian.

Walini dan Tegalluar misalnya, dua wilayah ini akan dilalui jalur kereta cepat Jakarta-Bandung. Tentunya pembangunan jalur kereta cepat ini berpengaruh besar terhadap perekonomian di dua wilayah tersebut.

Sementara itu, Rebana juga dekat dengan Bandara Kertajati, Jawa Barat. Cirebon, Patimban, dan Majalengka pun diproyeksikan menjadi kawasan ekonomi khusus. Ditambah, ada pelabuhan di wilayah Patimban.

Ridwan menargetkan kajian soal rencana pemindahan ibu kota ini bisa dilakukan dalam enam bulan ke depan.

"Kajian akan dilakukan di tiga tempat selama 6 bulan ke depan," ucapnya.


Catatan kaki: CNN Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Darimana Nama Kereta Api di Indonesia diambil? Sebelummnya

Darimana Nama Kereta Api di Indonesia diambil?

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi Selanjutnya

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.