Ponggol Setan, Makanan Khas Tegal

Ponggol Setan, Makanan Khas Tegal

Ponggol Setan © ksmtour

Tegal selain terkenal dengan bahasa ngapaknya, juga memiliki beragam kuliner yang memanjakan perut. Salah satunya Ponggol Setan. Eits, jangan takut dulu, ya kawan GNFI, Ponggol Setan ini makanan untuk manusia, kok. Ya, Ponggol Setan atau yang biasa disingkat pongset adalah makan asli dari Tegal Jawa Tengah.

Ponggol adalah sebutan khas Tegal untuk nasi yang dibungkus daun pisang. Ponggol Setan berisi nasi dengan lauk oreg tempe dan telur atau ikan pindang. Namun, di beberapa tempat, Ponggol Setan dijual dengan lauk berupa mi bihun, rebung, dan oreg tempe. Lauk dalam Ponggol Setan ini disajikan dengan rasa pedas.

Sumber Socialboor.com

Ada beberapa alasan mengapa nasi bungkus tersebut dinamakan Ponggol Setan.

Pertama yakni karena rasa pedasnya. Rasa pedas yang dari lauk inilah yang menjadi alasan kata “setan” disematkan. Hal tersebut karena dengan pedasnya Ponggol Setan dapat membuat si penikmat pongset menjadi kesetanan.

Kedua, kata setan disematkan karena konon Ponggol Setan ini hanya dijual di malam hari, layaknya setan yang hanya muncul di malam hari. Oleh sebab itu, masyarakat sekitar menyebutnya Ponggol Setan yakni nasi bungkus yang ada di malam hari seperti setan.

Dan yang terakhir adalah karena beberapa penikmat Ponggol Setan ini merasa tidak kenyang meskipun sudah makan satu bungkus Ponggol Setan. Jadi, seakan-akan nasi yang dimakan itu tidak masuk ke perut alias menghilang seperti setan karena meskipun sudah makan satu bungkus nasi namun belum juga merasa kenyang.

Unik bukan?

Namun, bagi kawan GNFI tidak perlu menunggu waktu malam untuk dapat menjumpai penjual Ponggol Setan, karena saat ini banyak penjual Ponggol Setan yang berjualan dari pagi hingga petang. Harga satu bungkus Ponggol Setan pun sangat terjangkau, yakni antara Rp 5.000,00 hingga Rp 8.000,00 tergantung dari lauk yang dipilih. Ponggol Setan nikmat disantap saat sarapan bersama keluarga, karena rasanya yang pedas dapat menghilangkan rasa kantuk di pagi hari.

Sumber wartabahari.com

Penjual Ponggol Setan dapat ditemui di sepanjang jalan utama yang menghubungkan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Selain itu, pusat keramaian di Tegal pun tidak luput dari lapak penjual Ponggol Setan seperti Alun-Alun Kota Tegal, Alun-Alun Hanggawana Slawi, Pantai Alam Indah dan pusat keramaian lainnya.

Nah, ada tambahan juga nih untuk kawan GNFI. Kata “bungkus” mempunyai bahasa lain dari masyarakat Tegal, yakni “pincuk”. Kata “pincuk” digunakan untuk mengganti kata “bungkus” pada nasi yang disajikan dengan cara dibungkus menggunakan daun pisang, kertas maupun koran. Jadi, ketika membeli Ponggol Setan, kawan GNFI gunakan kata pincuk. Contohnya, beli satu pincuk Ponggol Setan.

Kawan GNFI jangan lupa mampir ke penjual Ponggol Setan ya, karena tidak lengkap rasanya jika tidak makan Ponggol Setan ketika kawan GNFI berada di Tegal.

Catatan kaki: infotegal.com

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pesona Sape Alat Musik Khas Dayak Sebelummnya

Pesona Sape Alat Musik Khas Dayak

Pesan Perdamaian Melalui Rumah Sakit Indonesia di Myanmar Selanjutnya

Pesan Perdamaian Melalui Rumah Sakit Indonesia di Myanmar

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.