Jawa Timur akan Miliki Skytrain

Jawa Timur akan Miliki Skytrain
info gambar utama

Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertosusila), Malang Raya-Probolinggo, dan di kawasan Selingkar Wilis Mataraman direncanakan akan dibangun skytrain sesuai rencana pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Tak hanya menjadi transportasi massal, skytrain dicanangkan sebagai usaha penunjang pariwisata. Pihak investor dari Tiongkok telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Senin malam lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa | Sumber: Fajar
info gambar

Investor tertarik untuk berinvestasi dalam rencana itu. Jika itu terwujud, Khofifah mengatakan provinsinya jadi pionir pengoperasiain skytrain di Indonesia.

Ia menjelaskan, adanya skytrain nantinya diharapkan menjadi penyokong pengembangan pariwisata di Jawa Timur.

Khofifah mengambil contoh skytrain yang rencananya akan dibangun di Malang Raya dan terkoneksi ke Bromo Tengger-Semeru.

Ketika skytrain ada, wisatawan tidak akan ragu untuk berlama-lama di Bromo karena mudahnya akses transportasi.

Kemungkinan yang terlihat menurut Khofifah adalah menghubungkan Gunung Panderman di Batu dengan Bromo dengan skytrain.

Gunung Bromo | Sumber: Travelingyuk
info gambar

"Nanti beberapa titik stasiun akan ada yang nanti akan dilihat koneksitas dari Batu ke Kota Malang, terus ke Kabupaten Malang," tuturnya, menjelaskan ulang di Grahadi Surabaya pada Selasa, 17 September 2019.

Bupati Malang yang baru dilantik, Sanusi, mengatakan bahwa rencana skytrain di Malang Raya sangat mungkin terhubung ke Batu dan Bromo.

Sebetulnya, kata dia, rencana itu sudah lama dibahas dalam Badan Otoritas Pariwisata. "Itu sudah masuk dalam program BOP (Badan Otoritas Pariwisata)," ungkap dia.


Catatan kaki: Viva

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini