AP II Akan Kelola Tiga Bandara Baru. Di Mana Saja?

AP II Akan Kelola Tiga Bandara Baru. Di Mana Saja?
info gambar utama
  • Tiga bandara baru akan dikelola PT. Angkasa Pura II (Persero).
  • Bandara-bandara itu berlokasi di Belitung, Bengkulu, dan Lampung.
  • Saat ini ketiga bandara masih dalam pengelolaan Kemenhub, dan pengalihan ke PT. AP II akan mendatangkan dua keuntungan, dari sisi penghematan APBN dan investasi untuk pengembangan.

PT. Angkasa Pura II selangkah lagi akan mengoperasikan tiga bandara. Bandara-bandara tersebut adalah Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandang, Belitung; Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu; dan Bandara Radin Inten II di Lampung.

Ketiga bandara tersebut saat ini masih dikelola oleh Kementerian Perhubungan. PT. AP II akan mengambil alih pengelolaan dalam waktu dekat, melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan Aset Barang Milik Negara. Dengan demikian, pengalihan pengelolaan juga butuh persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Bandara Radin Inten II di Lampung | Foto: PT. AP II
info gambar

BACA JUGA: Bandara Soekarno-Hatta dan Fasilitas Kelas Atas untuk Para Disabilitas

Pengalihan pengelolaan dari Kemenhub ke PT. AP II akan mendatangkan dua keuntungan.

Pertama, akan menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). VP of Corporate Communication Angkasa Pura II, Yado Yarismano, dalam siaran pers yang diterima GNFI mengatakan, biaya operasional ketiga bandara tersebut akan ditanggung AP II sehingga APBN bisa dialokasikan ke hal lain.

"Pemerintah juga akan mendapat pendapatan tetap, pembagian keuntungan, penambahan aset baru serta tetap memiliki aset eksisting bandara tersebut," ujar Yado.

Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu | Foto: PT. AP II
info gambar

Kedua, investasi yang ditanamkan PT. AP II juga dapat membantu pengembangan di ketiga bandara tersebut. PT. AP II sudah memiliki rencana investasi sebesar RP 1,5 triliun selama 30 tahun ke depan.

BACA JUGA: Pertama Kalinya Manado-Morotai Terhubung Langsung

Di Bandara HAS Hanandjoeddin akan dibangun terminal baru dan perluasan terminal eksisting, untuk mengakomodir maksimal 6 juta penumpang sampai 30 tahun mendatang. Kemudian di Bandara Radin Inten II, pengembangan dilakukan di sisi udara yakni untuk overlay runway secara berkala, serta pembangunan dan rehabilitasi fasilitas bandara.

Selanjutnya di Bandara Fatmawati Soekarno, pembangunan terminal baru bakal dilakukan dalam dua tahap, guna mengantisipasi pergerakan 5,6 juta penumpang dalam 30 tahun ke depan.**

Bandara HAS Hanandjoeddin di Belitung | Foto: PT. AP II
info gambar

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini