GoFood Pimpin Pasar Layanan Pesan Antar Makanan di Asia Tenggara

GoFood Pimpin Pasar Layanan Pesan Antar Makanan di Asia Tenggara
info gambar utama

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui layanan pesan-antar makanan GoFood menjadi pemimpin pasar di Asia Tenggara. Hal itu dibuktikan dengan jumlah transaksi sebesar 50 juta per bulan berdasarkan data internal.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan GoFood sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, kehadiran GoFood telah membuat konsumen tidak perlu menghabiskan waktu mengantre di restoran karena ribuan pilihan menu ada dalam genggaman.

“Dalam enam bukan terakhir, tercatat jumlah transaksi GoFood meningkat dua kali lipat mencapai lebih dari 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya,” ucap Catherine di Jakarta, Kamis (19/9/2019), dikutip Tribunnews.com.

GoFood dari Gojek. Foto: Tech in Asia
info gambar

Malahan, GoFood dinilai menjadi pemimpin pasar di layanan food-delivery dengan pangsa pasar sekitar 75 persen di Indonesia. Hal tersebut merujuk pada hasil riset Nielsen Singapura.

Riset ini mengungkapkan 84 persen masyarakat menganggap GoFood menawarkan layanan pesan antar makanan terbaik. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri yakni 39 persen.

Dilaporkan CNN Indonesia, kepercayaan konsumen terhadap GoFood dibuktikan oleh temuan Nielsen dengan lima keunggulan, antara lain GoFood menyediakan pilihan menu terlengkap dengan merchant paling beragam, aplikasi yang user-friendly, mitra driver Gojek ramah dan sopan, kemudahan top-up untuk pembayaran, dan layanan pesan antar makanan tercepat.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM mengapresiasi kehadiran GoFood melalui berbagai inovasi sebagai pelopor layanan pesan-antar makanan di Indonesia. Pemerintah menilai GoFood berhasil menjadi penggerak dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo (kedua kanan) dan Executive Director of Consumer Insight Nielsen Singapura, Garick Kea (tengah) memberikan penjelasan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (19/9/2019). Foto: Kompas.com/Murti Ali Lingga
info gambar

"Pemerintah berharap tumbuhnya industri layanan pesan antar makanan bisa memberikan ruang inovasi baru bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas dan meningkatkan kapasitas usahanya. Kami akan terus mendorong realisasi program-program prioritas yang berpihak pada UMKM dan pengembangan sektor ekonomi digital, sehingga lebih banyak UMKM kuliner yang bisa tumbuh bersama platform digital seperti GoFood," ujar Rudy pada CNN Indonesia.

Nielsen Singapura melakukan survei ini dengan metodologi survei secara daring dan mandiri. Target responden sendiri adalah responden pria dan wanita yang berusia 18 tahun hingga 45 tahun yang menggunakan layanan pesan-antar makanan daring pada tiga bulan terakhir di beberapa platform, yaitu Berry Kitchen, GoFood, GrabFood, dan Kulineran.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini