Google Merayakan Hari Batik Nasional Melalui Doodle

Google Merayakan Hari Batik Nasional Melalui Doodle

Laman Utama Google hari ini © Google.com

Saat ini batik adalah salah satu pakaian wajib yang patut kita kenakan ketika menghadiri acara resmi, pernikahan ataupun acara formal lainnya. Baik itu batik Pekalongan, ataupun jenis batik lainnya. Tapi apakah kamu tahu asal-usul batik itu?

Bertepatan dengan hari Batik Nasional yang jatuh pada (2/9) hari ini Google melalui Doodle memperingati hari Batik Nasional. Jika kawan GNFI membuka Google, saat ini kalian dapat melihat bahwa Google membuat Google Doodle dengan motif batik pada halaman utamanya. Motif batik yang ditampilkan di dominasi dengan warna biru dan emas, menampilkan tiga motif batik yang menjadi latar belakang dari kata “Google”.

Seniman bernama Lydia Nichols adalah pembuat gambar doodle hari ini. Jika kawan GNFI masuk ke laman utama Google, akan ada pesan dengan bunyi : “Lihat lebih dekat berbagai motif batik dengan Google”. Lalu jikalau pesan tersebut diklik, maka kalian akan diberikan pencarian mengenai batik serta motifnya yang bervariasi.

Google Doodle membuat desain batik itu dari pembuatan batik manual dengan kain. Dalam web resminya, Google memaparkan batik adalah teknik untuk mendekorasi atau menghias kain menggunakan lilin dan pigmen untuk menciptakan pola yang kompleks dan berwarna-warni. Pengrajin batik menutupi kain dengan desain lilin, menambahkan pewarna, dan akhirnya menghapus lilin untuk mengungkapkan pola di bawahnya.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa awalnya batik hanyalah sebuah teknik. Batik telah menjadi seni dan kerajinan selama berabad-abad dan merupakan bagian dari tradisi kuno. Kata batik berasal dari kata Jawa 'amba', berarti 'menulis', akhiran 'titik' berarti titik kecil atau membuat titik-titik.

proses pembuatan batik @Topcareer.id

Awalnya batik ini merupakan hasil dari orang Jawa yang ingin mengekspresikan alam semesta dengan jiwa seninya melalui sebuah kain. Mereka pun akhirnya terus menggambar dengan berbagai ornamen yang telah mereka lihat, seperti halnya tanaman. Pada akhirnya, kain yang telah mereka gambar ini digunakan juga sebagai busana mereka.

Seiring berkembangnya zaman yang semakin modern makna dari batik ini perlahan berubah karena tidak lagi tik tik yang dikenal di Jawa. Akan tetapi, semua daerah di Indonesia menggunakan kata batik yang kemudian menjadi tekstil yang berasal dari daerah di Nusantara. Seiring berkembangnya zaman, saat ini batik bukan hanya ada di pakaian saja tetapi batik kini banyak menghiasi pernak pernik seperti tas, sepatu, dasi, topi, anting dan aksesoris lainnya.

Pesona keindahan batik juga terkenal hingga ke mancanegara. Buktinya daya pikat tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat jawa ini, batik telah dinobatkan United Nations Of Educational, Scientific dan Cultural Organizations sebagai salah satu warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak 2 Oktober 2009 lalu.setelah penobatan itulah maka setiap tahunnya pada 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Selamat Hari Batik Nasional dan hari ini jangan lupa pakai Batik!

Sumber: Kompas | Line

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Rektor IPB University dan Dua Dosen Raih Penghargaan Academic Leader 2019 Sebelummnya

Rektor IPB University dan Dua Dosen Raih Penghargaan Academic Leader 2019

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono" Selanjutnya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono"

Mona Destiana
@mona_destiana

Mona Destiana

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.