Inilah Kayu Mewah Asli Pulau Jawa

Inilah Kayu Mewah Asli Pulau Jawa

Dalbergia latifolia Roxb. © National Parks Assoc

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Inilah pohon dengan kayu yang begitu kuat. Hitam legam. Dan seringkali digunakan untuk perabot rumah tangg. Pohon Sonokeling namanya. Bagi industri perkayuan, kayu Sonokeling dikenal memiliki kualitas yang sangat baik, dalam hal tekstur dan serat kayu maupun kekuatan dan keawetannya. Tektur atau pola serat pada kayu Sonokeling sangat indah dengan warna ungu bercoret-coret hitam atau kadang berwarna hitam keunguan berbelang dengan coklat kemerahan.

Kayu Sonokeling (atau Sanakeling) dikenal sebagai kayu mewah yang asli pulau Jawa, Indonesia. Bersama dengan kayu jati, Sonokeling menjadi primadona. Selain mempunyai tingkat keawetan sangat baik dan kuat, tektur kayu ini khas dan indah. Tidak mengherankan jika harganya pun menjadi mahal. Sayangnya, tumbuhan asli Indonesia (Jawa) ini mulai sulit ditemukan di habitat aslinya, Daftar Merah IUCN mendaftarnya sebagai spesies Vulnerable (rentan).

Pohon Sonokeling (Dalbergia latifolia) | alamendah
Pohon Sonokeling (Dalbergia latifolia)

Nama latin tumbuhan ini adalah Dalbergia latifolia Roxb., dengan nama sinonim Amerimnon latifolium (Roxb.) Kuntze dan Dalbergia emarginata Roxb. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan beberapa sebutan seperti Indonesian Rosewood, Bombay Blackwood, Indian Rosewood, Malabar Rosewood, dan Java palisander. Sedang di Indonesia Sonokeling terkadang disebut Linggota, Sono Sungu, atau Sonobrit.

Sonokeling atau Sanakeling merupakan tumbuhan penghasil kayu keras dari famili (suku) Leguminosae (atau disebut juga Fabaceae). Pohonnya berukuran sedang hingga besar dengan tinggi mencapai antara 20-40 meter. Batangnya mampu memiliki diameter hingga 1,5 meter. Pepagan (kulit bagian luar) berwarna abu-abu kecoklatan dengan alur pecah-pecah membujur.

Daun majemuk menyirip gasal. Terdiri atas 5-7 anak daun yang berseling. Ukuran anak daun tidak sama. Bentuknya menumpul lebar, berwarna hijau di bagian atas dan keabu-abuan di sisi bawahnya. Waktu kemarau, Sonokeling menggugurkan daunnya.

Daun Sonokeling (Dalbergia latifolia)
Daun Sonokeling (Dalbergia latifolia)

Pohon Sonokeling (Dalbergia latifolia) memiliki bunga berukuran kecil dengan panjang sekitar 0,5-1 cm. Bunga terkumpul dalam malai yang tumbuh di ketiak. Buah Sonokeling berupa buah polong berwarna coklat dengan bentuk lanset memanjang dan meruncing di bagian pangkal dan ujungnya. Buah berisi 1-4 butir biji polong berwarna kecoklatan yang agak lunak.

Sonokeling merupakan tumbuhan asli Indonesia yang tumbuh di Jawa bagian tengah dan timur. Sebaran alaminya secara global, selain di Indonesia, adalah di India (Andhra Pradesh, Karnataka, Sikkim, Tamil Nadu, Uttar Pradesh) dan Nepal. Habitatnya terutama adalah hutan hujan tropis dengan ketinggian di bawah 600 meter dpl. Tumbuh secara berkelompok terutama di daerah berbatu, kering, dan kurang subur yang mengalami kering secara berkala.

d

Kayu Sonokeling memiliki tekstur serat kayu yang indah | alamendah

Selain memiliki tekstur halus dan serat kayu yang dekoratif, kayu Sonokeling pun dikenal memiliki tingkat kekuatan dan keawetan, terutama pada bagian teras kayu, yang tinggi. Kayu Sonokeling tahan terhadap serangan rayap, serangga, dan jamur perusak kayu lainnya meski tanpa memakai bahan pengawet.

Dengan keunggulannya tersebut, kayu Sonokeling layak dianggap sebagai kayu mewah dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Bahkan kualitas dianggap hampir menyamai kayu Jati. Sehingga kayu jenis ini kerap dipakai dalam industri mebe, kerajinan tangan, dan pembuatan perabot rumah tangga lainnya. Digunakan juga sebagai venir kayu lapis kualitas prima hingga sebagai bahan lantai parket (lantai kayu).

Dengan nilai ekonomisnya yang tinggi, membuat eksploitasi tanaman ini menjadi ancaman utama bagi kelestarian pohon Sonokeling. Populasi pohon Sonokeling di alam bebas terus menurun bahkan cenderung sulit ditemukan. Oleh karena itu Daftar Merah IUCN mendaftar tanaman ini sebagai spesies Vulnerable (Rentan) sejak tahun 1998.

Klasifikasi Ilmiah Sonokeling. Kerajaan: Plantae. Divisi: Tracheophyta. Kelas: Magnoliopsida. Ordo: Fabales. Famili: Fabaceae. Genus: Dalbergia. Spesies: Dalbergia latifolia Roxb.

Referensi dan gambar :
www.iucnredlist.org/details/32098/0
www.theplantlist.org/tpl1.1/record/ild-1844
rimbakita.blogspot.com/2012/11/kayu-sonokeling.html
id.wikipedia.org/wiki/Sonokeling
www.wood-database.com/lumber-identification/hardwoods/east-indian-rosewood
commons.wikimedia.org/wiki/Dalbergia_latifolia (gambar pohon Sonokeling)
bandungindah.indonetwork.co.id (kayu Sonokeling)

oleh Alamendah.org

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga15%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli5%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau45%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Eksotika Keindahan Pulau Miangas Sebelummnya

Eksotika Keindahan Pulau Miangas

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.