Kayu Jati Indonesia Jadi Favorit Warga Inggris

Kayu Jati Indonesia Jadi Favorit Warga Inggris

Ilustrasi kayu jati © Gregory Sinet/Unsplash

  • Kayu jati Indonesia termasuk barang favorit orang Inggris.
  • Terbukti dengan ramainya pengunjung di toko furnitor 'Lombok' di London.
  • KBRI di Inggris pun mengadakan acara untuk memperkenalkan karya-karya Indonesia lainnya.

Memasuki perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Inggris, ekspor produk Indonesia terus dikembangkan oleh pengusaha lokal Inggris. Salah satunya adalah toko furnitur 'Lombok' yang ada di London.

Dilansir dari siaran pers yang diterima GNFI, toko furnitur ‘Lombok’ yang beroperasi sejak tahun 1998 ini menjual produk ekspor kayu jati Indonesia. Selama hampir 20 tahun, toko ini bermitra dengan pengrajin jati Indonesia hingga dapat melakukan ekspor produk ke Inggris setiap bulannya. Jalinan kemitraan dagang yang ini turut mengedukasi konsumen Inggris akan tingginya kualitas produk kayu jati Indonesia.

Berkaitan dengan ini, Keduataan Besar Republik Indonesia di London mengadakan kegiatan promosi perdagangan yang dibalut dengan berbagai kegiatan kebudayaan pada tanggal 20 Juni lalu. Kegiatan dihadiri setidaknya 200 pembeli potensial yang mendapatkan kesempatan untuk mengetahui lebih lanjut kualitas dan disain produk kayu jati Indonesia dengan berkeliling showroom yang berada di tengah kota London.

BACA JUGA: Cagar Budaya Tionghoa dalam Gereja Santa Maria de Fatima

Tema yang diusung adalah 'Passport to Indonesia'. Pengunjung diajak berkelana ke berbagai daerah di Indonesia melalui penampilan tari topeng dan gamelan Jawa, musik sasando dari Nusa Tenggara Timur, workshop batik, coffee tasting, hingga demo masak ayam bakar taliwang khas Lombok.

Toko furnitur Lombok di Inggris | Foto: Dok. KBRI Inggris

“Produk furnitur kayu Indonesia sudah memenuhi kaidah kayu legal sebagai hasil dari penandatangananan Forest Law Enforcement, Governance, and Trade Voluntary Partnership Agreement dengan pihak Inggris sebagai upaya pelestarian hutan dan lingkungan hidup,” terang Duta Besar RI untuk Inggris Raya, Dr. Rizal Sukma.

Kegiatan promosi perdagangan ini juga menjadi ajang promosi untuk mengundang pembeli dari Inggris agar hadir pada pelaksanaan Trade Expo Indonesia 2019 di International Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, pada tanggal 16-20 Oktober 2019 mendatang.**

BACA JUGA: Belajar Menjaga Amanah Leluhur di Kampung Naga

Suasana kegiatan | Foto: Dok. KBRI Inggris

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih50%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ini Kue Cucur Lho Namanya Sebelummnya

Ini Kue Cucur Lho Namanya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono" Selanjutnya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono"

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

1 Komentar

  • siti khadijah

    nice article

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.