Berkat TVRI, Indonesia Jadi Negara Ke-4 di Asia yang Punya Stasiun TV

Berkat TVRI, Indonesia Jadi Negara Ke-4 di Asia yang Punya Stasiun TV

Menara TVRI © tfsubarkah/tirto.id

  • Dengan lahirnya TVRI, Indonesia menjadi negara ke-empat di Asia yang memiliki stasiun tv.
  • Sebelumnya, baru ada Jepang, Filipina, dan Thailand.
  • Upacara pembukaaan Asian Games 1962 merupakan siaran pertama TVRI.

Lahirnya TVRI pada 24 Agustus 1962 turut menjadi sejarah tersendiri bagi Indonesia di dunia pertelevisian internasional. Dengan adanya TVRI, Indonesia menjadi negara ke-empat di Asia yang memiliki stasiun televisi.

Sebelum Indonesia, hanya ada Jepang, Filipina, dan Thailand yang mempunyai stasiun tv di Asia. Jepang melakukannya dengan NHK di tahun 1953, disusul DZAQ-TV di Filipina beberapa bulan kemudian, lalu Modernine TV (sekarang bernama Channel 9) didirikan di Thailand pada 1955.

Upacara pembukaan Asian Games IV menjadi siaran pertama TVRI, langsung di hari pertama mereka mengudara. Dari pagi hingga sore perhelatan Asian Games saat itu disiarkan, dan siaran tundanya ditayangkan mulai pukul 20.45 WIB sampai 23.00 WIB.

TVRI menayangkannya dengan nama Saluran Lima. SK Menteri Penerangan Republik Indonesia No. 20/SK/VII/61 menjadi dasar tugas TVRI menjalankan tugas negara.

BACA JUGA: Penetrasi TVRI di Siaran Olahraga Luar Negeri

Penyiaran Asian Games 1962 menjadi tonggak kejayaan TVRI. Kiprahnya terus berkembang, dan pada 1 Maret 1963 TVRI mendapat iklan komersial pertamanya. Tak lama kemudian TVRI ditetapkan sebagai Yayasan Televisi Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia 2 Nomor 215 tahun 1963.

Dengan demikian, TVRI berhak mendapat sokongan dana dari subsidi pemerintah, iuran wajib dari pemilik televisi, dan sumber lainnya.

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki jangkauan siaran yang luas. Tak kurang dari 82 persen wilayah Indonesia bisa terjangkau frekuensi siaran TVRI, baik VHF dan UHF. Ini dikarenakan jumlah pemancarnya yang mencapai 360 unit di seluruh Indonesia, dengan 22 stasiun daerah dan 1 stasiun pusat.

BACA JUGA: 5 Program Nostalgia TVRI

***

Untuk mengetahui lebih dalam tentang transformasi TVRI, Good News from Indonesia bersama TVRI mengadakan acara GoodTalk bersama dua pimpinan TVRI yakni Helmi Yahya (Direktur Utama TVRI) dan Apni Jaya Putra (Direktur Program dan Pemberitaan TVRI).

Acara diadakan pada Rabu, 9 Oktober 2019, di Studi Off Star TVRI (Papa Ron's Pizza) pukul 17.00-selesai untuk studio visit dan pukul 19.00-selesai untuk sesi GoodTalk.

Untuk mendaftar silakan klik tautan ini: bit.ly/goodtalkjkt_1

View this post on Instagram

Halo Kawan GNFI! Tahukah kawan, bahwa Indonesia memiliki stasiun televisi dengan jaringan terluas di Asia Tenggara? .. Ya, stasiun televisi tersebut adalah TVRI. Pernah berjaya hingga akhir 90'an, TVRI sempat redup karena gempuran stasiun TV swasta dan teknologi digital yang kian tak terbendung .. Namun, dibawah sistem manajemen saat ini, TVRI mulai berbenah dan bertransformasi sebagai televisi yang lebih berkualitas .. Nah, untuk lebih mengetahui tentang transformasi TVRI. GNFI menghadirkan Good Talk bersama dengan pemimpin TVRI, yaitu: .. 1. Helmy Yahya (Direktur Utama TVRI) 2. Apni Jaya Putra (Direktur Program dan Pemberitaan TVRI) .. Yuk datang ke Studio Off Star TVRI (Paparons Pizza) pada: Hari/ Tanggal: Rabu, 9 Oktober 2019 Waktu : 17.00 - selesai (Studio Visit) & 19.00 - selesai ( Good Talk) .. Penasaran ingin tahu lebih jauh tentang cerita "Dibalik Layar Transformasi TVRI". Langsung saja klik tautan di bio kami. .. Ayo daftar sekarang juga! Kuota terbatas.” .. #GoodTalk_JKT #Talkshow #EventJakarta #Indonesia #GNFI

A post shared by Good News From Indonesia (@gnfi) on

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi25%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pretty Boys, Joker, dan Kesunyian Kelompok Minoritas Sebelummnya

Pretty Boys, Joker, dan Kesunyian Kelompok Minoritas

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon Selanjutnya

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.