Ada Katak Bertanduk Jenis Baru Ditemukan di Kalimantan. Ini Faktanya!

Ada Katak Bertanduk Jenis Baru Ditemukan di Kalimantan. Ini Faktanya!

unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Baru-baru ini, peneliti menemukan katak jenis terbaru. Mereka memberi nama Katak Tanduk Kalimantan, atau Megophrys Kalimantanensis.

Katak tanduk tersebut ditemukan ketika para peneliti melakukan ekspedisi di Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan dan Timur, Bario, Sarawak dan Pegunungan Crocker di Sabah, Malaysia.

Berikut adalah fakta-fakta Katak Tanduk Kalimantan atau Megophrys Kalimantanensis:

1. Ditemukan oleh peneliti dari beberapa instansi

Katak tanduk tersebut ditemukan oleh beberapa peneliti dari berbagai instansi. Seperti: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kyoto University (Jepang), Aichi University of Education (Jepang), Institut Teknologi Bandung dan Universitas Negeri Semarang.

2. Menggunakan nama Pulau Kalimantan

Kalimantanensis diambil dari nama pulau Kalimantan. Selain itu, peneliti bidang herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy, menyatakan bahwa morfologi Katak Tanduk Kalimantan ini mirip dengan Katak Tanduk Pinokio (Megophrys nasuta) yang tersebar dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Sumber : Grid

3. Memiliki Tanduk di mata

Berbeda dengan Katak Tanduk Pinokio, katak ini memiliki tanduk di bagian moncong dan mata. Ukurannya juga lebih pendek daripada Katak Tanduk Pinokio.

Ketika masih menjadi berudu, katak ini memilki warna jingga-coklat, lalu berubah menjadi coklat pucat ketika dewasa.

Suara katak jantan juga memiliki variasi yang lebih banyak.

4. Habitatnya di perbatasan Indonesia-Malaysia

Katak tersebut ditemukan di bagian Pegununang utara Borneo (Sarawak dan Sabah), Malaysia serta Pegunungan Meratus yang berada di wilayah Indonesia.

--

Sumber : Kompas, National Geographic, Grid

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga20%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang60%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Reyog Jazz Ponorogo: Jazz Telaga di Atas Bukit Sebelummnya

Reyog Jazz Ponorogo: Jazz Telaga di Atas Bukit

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi Selanjutnya

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.