Varian Jamu Yang Tak Selalu Pahit

Varian Jamu Yang Tak Selalu Pahit

Jamu yang diolah untuk dijadikan berbagai macam kuliner andalan kaum milenial © Idntimes

Biasanya jamu identik dengan rasa pahit dan asam. Rasa itulah yang dihindari kaum milenial untuk enggan mengkonsumsi jamu padahal, jamu sendiri menyehatkan dan obat tradisional asli dari Indonesia sendiri. Tetapi, kawan GNFI harus coba jamu yang satu ini yang rasanya tidak akan pahit malah ketagihan untuk mencobanya. Jamu yang satu ini disulap menjadi makanan dan minuman yang digemari oleh kaum milenial tentunya. Namanya jamu latte yang rasanya manis dan tidak pahit.

Tak hanya jamu latte ada juga ice cream jamu. Minuman yang terbuat dari bahan dasar jamu ini bisa ditemukan di Provinsi Semarang dikawasan gang pinggir tepatnya di Makuta Jamu Cafe. tak hanya itu disini juga Kawan GNFI juga bisa mencicipi Susu Telor Madu Jahe yang berupa ice cream loh rasanya yang tetap menghangatkan walaupun dibentuk dalam bentuk ice cream. Jamu Latte yang digunakan pun mempunyai beragam hiasan disetiap sajian gelasnya supaya terkesan mewah dan tak membosankan.

Sumber | Instagram Makuta Jamu Cafe

Kawan GNFI juga tak perlu khawatir di Makuta Jamu Cafe makanan dan minumannya diolah dengan menggunakan bahan dasar yang alami loh. Selain STMJ dan Jamu Latte ternyata masih ada menu lain yang dibuat dari bahan dasar jamu yaitu Kunyit dan Daun Kelor yang diolah menjadi ice cream. Daun Kelor yang diolah menjadi ice cream akan mempunyai rasa seperti matcha jadi Kawan GNFI tak perlu khawatir jika rasa ice cream daun kelor akan berasa pahit.

Sumber | Instagram Makuta Jamu Cafe

Semua bahan yang dipakai untuk mengolah ice cream dan jamu latte tak mengandung unsur pewarna makanan berbahan kimia. Pewarna yang dipakai dari bahan dasar alami seperti pewarna kunyit dan pewarna daun kelor rasa manisnya pun kan terasa pas dimulut jika dimakan. Tekstur dari ice cream sendiri yaitu ringan dan jika memakan ice cream rasa kunyit akan terasa serat kunyit yang menandakan memakan bahan dasar alami.

Sumber | Instagram Makuta Jamu Cafe

Tak hanya itu Makuta Jamu Cafe juga menyediakan makanan lainnya seperti latte frape, smothies dan makanan pencuci mulut khas Perancis yaitu parfait rasa daun kelor dan bahan dasar yang dibuat semuanya dari jamu. Nama menu yang diberikan pun sesuai dengan bahan dasar yanhg dipakai seperti Linugon yang khasiatnya untuk pegal linu dan Slimin atau galian singset yang khasiatnya untuk melangsingkan badan.

Racikan jamu kekinian tersebut dibuat oleh keturunan Nyonya Meneer generasi ketiga dimana Nyonya Meneer adalah cikal bakal pemnuat Jamu yang terkenal di Indonesia. Dikutip dari Idntimes Alessandro Budiono (27) beserta keluarga Sandro yang biasa disapa mengatakan jamu yang terkesan tradisional akan lebih menarik dengan kemasan yang kekinian.

Catatan Kaki: Idntimes | Kompas.tv

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Laura Romano, Pengajar Meditasi Jawa di Eropa Sebelummnya

Laura Romano, Pengajar Meditasi Jawa di Eropa

Membelah Angkasa dengan Busana Khas Indonesia Selanjutnya

Membelah Angkasa dengan Busana Khas Indonesia

chelsea sivana sofie maria
@chelseasivana

chelsea sivana sofie maria

Nama saya Chelsea Sivana Sofie Maria bias dipanggil Chelsea atau Siva saat ini saya sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabay. Jurusan yang saya ambil Komunikasi Penyiaran Islam saat ini saya sudah semester 7. saya mempunyai Hobby menulis dan nonton drama korea. Singkat cerita tentang diri saya wassalamuaalaikum wr wb

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.