Ada Apa di Taman Penari di Banyuwangi?

Ada Apa di Taman Penari di Banyuwangi?
info gambar utama

Belakang ini viral kisah misteri KKN di Desa Penari.

Hayoo.. siapa yang parno akibat membaca ceritanya di twitter?

Bicara soal Desa Penari, Kawan GNFI tahu tidak, jika di Banyuwangi terdapat taman cantic yang isinya 1.000 patung penari. Penasaran? Yuk kita simak ulasannya.

Kisah KKN Desa Penari yang viral di kalangan masyarakat pengguna media sosial, karena semuanya berawal dari media sosial Twitter. Kini kisah KKN Desa Penari sudah menyebar luas kemana-mana. Bahkan banyak pula yang menerka-nerka di mana lokasi desa tersebut.

Taman Gandrung Terakota | foto : Rachman Haryanto/detikcom
info gambar

Jika Kawan GNFI tahu, di Banyuwangi terdapat satu destinasi yang memiliki 1.000 patung penari gandrung. Nama destinasi ini adalah Taman Gandrung Terakota. Tari ini memang identik dengan Banyuwangi. Bahkan, bisa dibilang Gandrung merupakan tarian khas dari kabupaten di ujung paling timur Pulau Jawa tersebut.

Tari Gandrung merupakan media dalam mewujudkan rasa syukur terhadap Dewi Sri atau Dewi Padi atas tanah yang subur dan hasil bumi yang berlimpah. Sebelum zaman kemerdekaan, Gandrung ditarikan oleh kaum pria. Namun kini, pertunjukan ini didominasi oleh para penari wanita muda.

Tari ini masih satu genre dengan Tari Tayub di Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian barat, Lengger di wilayah Banyumas serta Joged Bumbung di Bali.

Rribuan patung penari di Taman Gandrung terbuat dari tanah liat | foto : Pesonaindonesia
info gambar

Gandrung merupakan seni pertunjukan tari yang biasa disajikan dengan menggunakan iringan musik khas Gamelan Osing. Tarian dilakukan dalam bentuk berpasangan antara perempuan (penari gandrung) dan laki-laki (pemaju) yang dikenal dengan “paju”.

Biasanya Tari Gandrung dipentaskan dalam acara perkawinan, pethik laut, khitanan, tujuh belasan serta acara-acara resmi maupun tidak resmi lainnya. Hampir semua daerah di Banyuwangi atau daerah sekitarnya mengenal Gandrung sebagai bentuk tarian.

Maka dari itu, tidak salah apabila Banyuwangi lekat dengan Gandrung. Bahkan dijuluki sebagai Kota Gandrung. Oleh karena itu, sebagai ikon pariwisata dibangunlah Taman Gandrung Terakota yang isinya merupakan ribuan patung penari gandrung yang terbuat dari tanah liat.

Salah satu festival di Banyuwangi yang sangat digandrungi yakni Festival Gandrung Sewu. Di mana biasanya diselenggarakan pada bulan Oktober. Festival ini akan menampilkan 1.000 penari Gandrung dalam sebuah tarian kolosal yang apik dan memukau.

Jika Kawan GNFI belum berkesempatan untuk datang ke festival tersebut, tidak usah bersedih. Kalian bisa datang kapan saja ke Taman Gandrung Terakota yang terletak di bawah kaki Gunung Ijen.

Bangunan resti di taman gandrung | foto : Rachman Haryanto/detikcom
info gambar

Taman yang asri ini memiliki banyak patung-patung penari Gandrung dengan berbagai pose di tiap sudutnya. Selain itu, di taman belakang terdapat hamparan sawah hijau yang indah. Kawan GNFI juga bisa melihat bahwasannya sawah di Banyuwangi juga sangat khas dengan killing, yaitu semacam alat pengusir burung yang terbuat dari bambu dan berbentuk baling-baling.

Taman ini sendiri menyediakan penampilan sendratari Gandrung setiap bulannya yang dikemas menjadi festival lembah ijen, di mana kita dapat melihat langsung tarian tersebut. Tidak hanya itu, di akhir acara biasanya bisa merasakan sensasi joget bersama sang penari.

Taman Gandrung Terakota juga menyediakan cafe dan toko oleh-oleh bagai Kawan GNFI yang sekedar ingin bersantai atau melihat-lihat produk asli Banyuwangi.

Taman Gandrung Terakota Banyuwangi ini dapat menjadi salah satu tempat pelestarian seni dan budaya masyarakat Banyuwangi.

Jangan lupa mampir ya Kawan GNFI!


Catatan kaki: Pesonaindonesia | Detiktravel

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini