Anak Hebat Anak Indonesia (AHAI) Awali Rangkaian Program Empathy Project 2019 #3

Anak Hebat Anak Indonesia (AHAI) Awali Rangkaian Program Empathy Project 2019 #3

Keceriaan Anak-anak bersama dengan volunteer di Anak Hebat Anak Indonesia (AHAI) © Sociopreneur.id

Sociopreneur Indonesia (SociopreneurID) kembali menggelar Anak Hebat Anak Indonesia (AHAI) dalam rangkaian acara Empathy Project 2019 #3 di Boyolali, Jawa Tengah (26/10). Acara ini merupakan kerja sama antara SociopreneurID dengan Kementrian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi, Kementrian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Kabupaten Boyolali khususnya Dinas Perikanan dan Peternakan, dan didukung oleh Elex Media Komputindo, Indika Foundation, dan toleransi.id.

Berlokasi di KSM Kampoeng Asri, Desa Doplang, Boyolali, AHAI diikuti oleh 501 anak SD dan SMP yang berasal dari 8 sekolah di sekitar Kabupaten Boyolali. Sebelum AHAI dimulai, Asisten Deputi Sumber Daya Hayati, Andri Wahyono membuka rangkaian acara AHAI sekaligus membuka pelaksanaan Empathy Project 2019 #3 secara resmi dengan memberikan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dalam pemanfaatan protein ikan dalam rangka pencegahan stunting. Turut hadir perwakilan Asisten Deputi Pendidkan dan Pelatihan, perwakilan Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim. Acara AHAI juga dibuka dengan peresmian Micro-library dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Ida Bagus Kade Syumanjaya dari Elex Media Komputindo dan Fauzan dari SociopreneurID kepada Saryono selaku ketua Kegiatan Swadaya Masyarakat (KSM) Kampoeng Asri, Desa Doplang, Boyolali.

500 impian pada salah satu permainan di AHAI
500 Impian anak-anak AHAI

AHAI bertujuan untuk mewujudkan ekosistem entrepreneurship yang ditumbuhkan sejak dini. Melalui serangkaian permainan yang menyenangkan, peserta diasah untuk memliki kreativitas dan kemampuan berinovasi. Saryono, selaku ketua KSM Kampoeng Asri menyatakan bahwa AHAI mampu membuka pandangannya bahwa anak-anak juga merupakan bagian dari masyarakat yang mampu menjadi kreatif, inovatif dan memanfaatkan apa yang sudah mereka miliki.

Selain anak-anak, 90 relawan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti dan memfasilitasi acara AHAI. Saryono juga tertarik dengan bagaimana acara ini mampu melibatkan relawan yang berasal dari berbagai tempat hadir dengan keikhlasan hati, meluangkan waktu dan pikiran sambil berbagi.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Persiapkan Daya Saing Mahasiswa di Era 4.0, UNDAR Gelar Studium General Sebelummnya

Persiapkan Daya Saing Mahasiswa di Era 4.0, UNDAR Gelar Studium General

Dari Bandung ke Langit Himalaya Selanjutnya

Dari Bandung ke Langit Himalaya

Christian Setiawan
@christiantiti

Christian Setiawan

http://sociopreneur.id

Christian was passionate "Help People" to create endless impact for everyone. Its drove him to learn something new by looking the other perspective and capture the moment from travelling which to fulfillment his knowledge. Social issues encourage him to combine his ability to contribute in the social field.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.