Blitar 'The Land of Kings'

Blitar 'The Land of Kings'
info gambar utama

Selain dikenal sebagai kota Patria, Blitar juga memiliki julukan lain. Julukan atau tagline yang diusung Kabupaten Blitar pada khususnya adalah The Land of Kings yang jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti daerah yang menelurkan banyak raja. Seperti yang diungkapkan oleh Dinas Parwisata Kabupaten Blitar dalam acara Good Talk pada 28 Oktober kali ini, Blitar adalah tempat banyak raja berada seperti Raja Singosari, Raja Majapahit hingga sang Ploklamator Indonesia, Ir. Soekarno.

Namun, menurutnya, raja tidak hanya mereka yang bertahtakan mahkota, namun mereka yang mampu membawa dampak besar bagi Blitar juga patut disebut raja. Orang yang membawa dampak besar bagi Blitar antara lain adalah para tokoh inspiratif yang menjadi narasumber serta para tamu undangan pada acara Good Talk Blitar. Narasumber asli Blitar adalah Bupati Blitar Drs. H. Rijanto serta Wima Brahmantya pemilik Kebun Kopi yang mampu membuat Blitar lebih dikenal dunia. Selain itu, Founder Good News From Indonesia (GNFI) Akhyari Hananto juga menjadi narasumber dan berbagi pengalaman.

Good Talk Blitar diselenggarakan atas inisiasi Dinas Kominfo Kabupaten Blitar yang bekerja sama dengan Good News From Indonesia di Pendopo Kabupaten Blitar. | Sumber GNFI
info gambar

Berawal dari menjadi ajudan Bupati Blitar dulu, kini Rijanto dipercaya mengemban amanah guna menjadi 'Raja' yang memimpin kabupaten Blitar menjadi lebih baik. Salah satu prinsip yang ditekankan adalah 'Disiplin dan Semangat Kerja' sehingga dapat bekerja secara profesional dan berguna bagi orang sekitar. Tak hanya Rijanto, 'Raja' yang terlahir dari Blitar pun patut disandangkan bagi mereka para tokoh inspiratif seperti Kresek Men yaitu komunitas pemerhati kebersihan yang selalu hadir pada acara-acara yang diselenggarakan di Blitar guna mengampanyekan Zero Plastic pada masyarakat. Selain itu, ada Ahmad Sugik yakni ketua komunitas disabilitas Kabupaten Blitar yang mengkoordinasikan banyak penyandang disabilitas Blitar untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif terutama di bawah binaan pemerintah Kabupaten Blitar. Hal tersebut dilakukan guna terus meningkatkan semangat dan motivasi pada penyandang disabilitas.

Menurut Akhyari, selaku founder GNFI, ada satu PR besar bagi Indonesia yakni mengenalkan hal-hal baik dari Indonesia pada dunia. Hal tersebut dikarenakan setiap titik di Indonesia pasti memiliki hal-hal baik untuk dibagikan. Salah satunya dengan para 'Raja' yang mengabdikan diri bagi masyarakat Blitar pada khususnya. Para 'Raja' tanpa mahkota tersebut melakukan tindakannya dengan mengawali dan mengajak untuk melakukan sesuatu positif seperti meminimalisir penggunaan sampah plasti dan giat membaca yang nantinya berdampak besar di masa depan. Selain itu, peran media digital pun perlu dioptimalkan guna menyebarkan kabar baik dari setiap penjuru Indonesia. Oleh sebabnya, pemilihan konten dan algoritma yang tepat dapat membuat kabar baik dari Indonesia semakin membumbung tinggi.

Salah satu tamu undangan dari kedinasan pemerintah Kabupaten Blitar. | Sumber GNFI
info gambar

Good Talk dengan tema Blitar Mendunia ini menggunakan konsep komunikasi dua arah sehingga dapat terjadi proses tukar pikiran, pendapat dan terjalinnya sinergi antara para narasumber dengan peserta. Antusiasme tinggi dari para peserta menjadikan acara Good Talk 'Blitar Mendunia' lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta.

Jadi, siapkah kamu membawa nama daerahmu menuju kancah dunia?


Catatan kaki: Good Talk Blitar

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini