Pesan Inspiratif pada Acara Good Talk “Blitar Mendunia”

Pesan Inspiratif pada Acara Good Talk “Blitar Mendunia”

Wima Brahmantya, Rijanto, Akhyari Hananto © GNFI

Good Talk adalah salah satu konten yang diproduksi oleh Good News From Indonesia (GNFI) yang biasanya ditayangkan pada channel YouTube GNFI. Namun, kali ini tepatnya tanggal 28 Oktober 2019 atas inisiasi Dinas Kominfo Kabupaten Blitar dan GNFI, Good Talk diselenggarakan secara offline di Pendopo Kabupaten Blitar dengan pembicara Bupati Blitar Rijanto, CEO De Karanganjar Koffie Wima Brahmantya dan Founder GNFI Akhyari Hananto. Mengusung tema "Blitar Mendunia" tidak hanya mengundang tiga narasumber yang sudah disebutkan, namun juga mengundang tokoh-tokoh inspiratif yang menyebarkan semangat positif dari Blitar untuk dunia.

Salah satu undangan yakni perwakilan dari MIN 3 Blitar yang sudah menjuarai Olimpiade Robotika di Jakarta | Sumber GNFI

Tokoh-tokoh inspiratif tersebut antara lain Tim Robotik dari MIN 3 Blitar yang sudah menjuarai kompetisi robotik tingkat nasional, Ahmad Sugik selaku tokoh masyarakat difable, Cak Ni yang berkeliling ke pelosok-pelosok Blitar untuk meningkatkan semangat literasi pada masyarakat serta banyak tokoh inspiratif lainnya yang hadir sejumlah 15 orang. Selain itu, semangat dan optimisme juga diutarakan oleh masing-masing narasumber yang berbagi pengalaman dalam acara Good Talk. Wima, misalnya, sebagai orang yang tidak mempunyai latar belakang di dunia kopi, berani dan nekat untuk melanjutkan usaha keluarganya dalam mengelola kebun kopi dan kini menjadi salah satu usaha yang mendunia. Hal tersebut dibuktikan dengan banyak orang dari luar negeri yang belajar tentang kopi di De Karanganjar Koffie. Menurutnya, kreatif dan keberanian akan membawa Blitar mendunia.

Sesi tanya jawab dari peserta pada narasumber. | GNFI

Membawa nama suatu daerah ke kancah yang lebih luas tentunya perlu bantuan dari media, terutama media digital. Menurut Akhyari Hananto, selaku Founder GNFI, bahwa Indonesia kini sedang memasuki salah satu momentum penting yakni momentum digital yang mana banyak dari penduduk Indonesia menjadi pengguna media sosial aktif terutama instagram. Oleh sebab itu, pemanfaatan media sosial guna menyebarkan berita-berita baik dari masing-masing daerah sangat diperlukan. Mudahnya akses media sosial kini harus diisi dengan konten-konten positif sehingga rasa optimisme terhadap Indonesia pun kembali terbangun.

Jika bukan kita yang menyebarkan berita baik dari Indonesia, lalu siapa lagi?


Catatan kaki: Good Talk Blitar

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Diskusi Bung Hatta 3: Anak Muda Bisa Apa? Sebelummnya

Diskusi Bung Hatta 3: Anak Muda Bisa Apa?

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu Selanjutnya

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Mahasiswa semester 7 program studi Komunikasi Penyiaram Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.