Derita Tumor Ganas, Ayo Ulurkan Bantuan Dana Untuk Riski Aril

Derita Tumor Ganas, Ayo Ulurkan Bantuan Dana Untuk Riski Aril

Ilustrasi bocah. (PanjiAS)

BENGKALIS – Riski Aril (7) bocah malang asal RT 012 RW 006 Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau butuh uluran tangan.

Bantuan tersebut akan digunakan untuk pengobatan dan perawatan atas penyakit tumor ganas yang dideritanya sejak beberapa bulan ini. Informasi tentang derita yang dialami Riski Aril menyebar melalui media sosial, salah satunya melalui layanan WhatsApp (WA) group KHA (Konvensi Hak Anak).

Sebagaimana informasi yang dishare Wasiah yang juga Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis. Bagi siapa saja yang ingin meringankan beban bocah malam ini, bisa memberikan bantuan berupa uang ke rekening BRI atas nama Sahril 5442-01-024559-53-9. Atau bisa dihubungi langsung ke nomor HP 0823-8672-1065.

Riski Aril, Bocah penderita tumor ganas asal Bengkalis Riau butuh uluran tangan dermawan.(foto: Panji)

Sebelum menderita tumor ganas pada bagian perutnya, anak dari pasangan Sahril (39) dengan Rusmaida (39), merupakan sosok bocah sehat dan normal. Namun nasib buruk menimpanya ketika sedang bermain bersama teman-temannya di sekolah, Riski terjatuh. Gara-gara terjatuh saat bermain di sekolah, mengakibatkan adanya pembekuan darah di bagian perut bocah malang tersebut.

Awalnya orang tua Riski, menganggap biasa saja kejadian itu. Namun lama kelamaan, bocah malang itu mulai mengeluh sakit karena perut bengkak. Lantas Sahril dan Rusmaida, mengantarkan anaknya berobat di Puskemas setempat. Setelah mendapat rujukan, lantas Riski Aril dibawa ke Rumah Sakit Umum Dareah (RSUD) Arifin Ahmad, akhirnya diketahui pembengkakan pada bagian perut adalah tumor. Setelah diketahui penyakit tumor ganas di perut, bolak balik Sahril dan Rusmaidi membawa anaknya ke RSUD Arifin Ahmad untuk dilakukan kemoterapi.

Sejauh ini sudah tiga kali bolak balik dari Rupat ke Pekanbaru. Sebagai buruh panen di sebuah perusahaan perkebunan, tentu Sahril tidak punya cukup uang untuk membiayai transportasi menuju Pekanbaru. Sedangkan untuk biaya perawatan yakni kemoterapi menggunakan Kartu Sehat Indonesia alias kartu BPJS. Dari informasi yang diterima, sejauh ini untuk biaya bolak balik Rupat-Pekanbaru, Sahril telah meminjam uang alias mengutang sebesar Rp10 juta.

Pada bulan September lalu, bocah malang ini sudah pernah dioperasi, namun saat ini kondisi belum membaik. Dijadwalkan pada 8 November 2019 nanti, Riski akan melakukan kontrol di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Untuk menghemat ongkos, saat ini bersama keluarganya Riski menginap di rumah kerabat orang tuanya di Pekanbaru, Riau. ***

PANJI AHMAD SYUHADA, Bengkalis

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih100%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ditangan Lambas, Barang Bekas Jadi Berkelas Sebelummnya

Ditangan Lambas, Barang Bekas Jadi Berkelas

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu Selanjutnya

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu

Panji Ahmad Syuhada
@panjisyuhada

Panji Ahmad Syuhada

Pegiat Alam dan Pekerja Sosial

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.