Belajar Sains melalui Film di Science Film Festival

Belajar Sains melalui Film di Science Film Festival

Perwakilan siswa melakukan eksperimen sains setelah menonton film bertemakan sains. © GNFI

Sekilas jika kawan GNFI mendengar kata ‘sains’ pasti akan terpikirkan rumitnya menyelesaikan rumus-rumus fisika hingga menerka-nerka ujung alam semesta. Namun, kali ini, sains disajikan dengan cara menarik dan menyenangkan. Science Film Festival (SFF) adalah nama agendanya. Bagaimana caranya mengerti sains dalam kegiatan tersebut?

Science Film Festival adalah serangkaian acara festival film dan eksperimen sains yang diadakan di beberapa kota di Indonesia termasuk Surabaya. Acara ini diadakan oleh Geothe-Institut dan tahun 2019 adalah tahun ke sepuluh diadakannya Science Film Festival. Tepatnya pada 5 November kemarin, rangkaian SFF diadakan di Wisma Jerman dengan 3 sesi acara. Masing-masing sesi memutarkan 2 film bertemakan sains serta eksperimennya.

Para siswa anggota Science Club hadir mengikuti serangkaian kegiatan SFF di Wisma Jerman. | Foto SFF

Siswa-siswi Science Club dari JAC School adalah peserta SFF sesi dua di Wisma Jerman. Keseruan para siswa dalam mengikuti setiap arahan dari panitia terkait sains terlihat sangat menyenangkan. Terlebih, setelah pemutran film bertemakan sains, para siswa juga diminta untuk mempraktikkan eksperimen mengenai sain, salah satunya eksperimen minim grafitasi. Eksperimen minim grafitasi merupakan bentuk kecil dari penerapan yang ada pada film sains berjudul Astronaut. Salah satu pembimbing dari JAC School, Wulan, mengatakan bahwa siswa-siswa dari Science Club sangat antusias dalam mengikuti agenda SFF ini. Hal tersebut merupakan salah satu media belajar bagi para siswa untuk mempelajari perihal sains. Menurutnya, para siswa tidak rugi datang berkunjung dan mengikuti sesi dari SFF ini.

Agenda SFF di Surabaya berlangsung sejak tanggal 28 Oktober hingga 8 November 2019. Penayangan film sains dan eksperimennya dilaksanakan di beberapa tempat di Surabaya. Nah, bagi kawan GNFI yang ingin mengikuti bagaimana keseruan belajar sains melalui film, jangan lupa untuk datang ke Universitas Kristen Petra pada tanggal 7 dan 8 November.


Catatan kaki: Science Film Festival

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sempat Ragu, Christine Hakim Berhasil Mendalami Peran “Nyi Misni” Pada Film Horor Pertamanya Sebelummnya

Sempat Ragu, Christine Hakim Berhasil Mendalami Peran “Nyi Misni” Pada Film Horor Pertamanya

Hadiah dari Napoleon Bonaparte Ada di Museum Tertua di Kota Solo Selanjutnya

Hadiah dari Napoleon Bonaparte Ada di Museum Tertua di Kota Solo

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Mahasiswa semester 7 program studi Komunikasi Penyiaram Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.