Inilah Lima Negara ASEAN yang Diajukan Menjadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2034

Inilah Lima Negara ASEAN yang Diajukan Menjadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2034

Ilustrasi © Unsplash.com

Asa negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 melonjak setelah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) dengan FIFA. 10 negara ASEAN dan FIFA sepakat menekan MoU dalam rangkaian KTT ASEAN ke-35 di Bangkok, minggu lalu.

Proposal ASEAN untuk menjadi tuan rumah bersama makin menemui titik terang setelah ASEAN memutuskan bahwa event olah raga paling ditunggu di dunia tersebut akan akan dilangsungkan di 5 negara. Hal ini diputuskan dalam Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN yang diadakan di Manila, Filipina beberapa hari sebelumnya. Dari pertemuan ini bahwa lima negara ASEAN - Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Vietnam - akan tampil sebagai negara tuan rumah dalam biding Piala Dunia 2034.

Ini berarti bahwa Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar dan Filipina tidak akan menjadi tuan rumah pertandingan di Piala Dunia 2034 jika biding ini berhasil.

Dalam hal ini, Bangkok Post mengutip Menteri Olahraga Thailand Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan bahwa tawaran biding lima negara disetujui selama pertemuan, dan Thailand akan memainkan peran utama dalam proses biding, bersama dengan ASEAN.

Tiongkok, Mesir, Zimbabwe, Nigeria, dan Australia adalah di antara negara-negara lain yang telah menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah edisi ke-25 Piala Dunia sepak bola pada 2034.

Pilih BanggaBangga43%
Pilih SedihSedih14%
Pilih SenangSenang24%
Pilih Tak PeduliTak Peduli14%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau5%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SFF 2019 Hadir Kembali di UK Petra, Ajak Siswa Belajar Sambil Nonton Film Sebelummnya

SFF 2019 Hadir Kembali di UK Petra, Ajak Siswa Belajar Sambil Nonton Film

Benteng  Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo Selanjutnya

Benteng Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.