Jangan Lewatkan Makanan Ini Jika Kamu Datang ke Pernikahan Batak

Jangan Lewatkan Makanan Ini Jika Kamu Datang ke Pernikahan Batak

Pernikahan Adat Suku Batak yang diisi dengan susunan meja makan untuk keluarga | foto : youtube/ benjosh74

Pernikahan adalah salah satu acara dalam Suku Batak yang dipenuhi oleh rangkaian adat istiadat. Maknan khas pun menjadi salah satu hal yang pasti ditemukan dalam pernikahan dengan adat Batak. Beragam jenis kuliner tradisional biasanya disajikan di meja-meja yang terbagi sesuai urutan hubungan keluarga dengan mempelai.

Acara pernikahan Suku Batak dengan adat yang dilakukan diluar desa umumnya dilakukan di gedung khusus yang didalamnya sudah ada dekorasi ornamen khas Sumatra Utara dan sudah tersusun dengan banyak meja makan.

Acranya pernikahan dengan adat batak sendiri umumnya memakan waktu yang cukup panjang, bahkan bisa mencapai satu hari penuh. Hal tersebut disebabkan oleh runtutan tradisi yang harus dilakukan dan waktu yang diberikan bagi berbagai perwakilan keluarga untuk memberikan pesan-pesannya.

Panjangnya waktu yang dibutuhkan dalam pernikahan Suku Batak tersebut menuntut pemilik acara untuk menyediakan konsumsi yang cukup bagi para tamu.

Makanan yang disediakan untuk para tamu umumnya terbagi dua yaitu makakanan khas Batak yang biasa disajikan di meja seperti layaknya restoran yang diperuntukkan bagi keluarga dan kerabat dekat dan makanan nasional yang disajikan secara prasmanan untuk para tamu diluar keluarga. Meja yang dipenuhi oleh makanan khas sendiri memiliki beberapa jenis makanan unik yang tak pernah absen untuk disajikan.

Arsik

Arsik yang sudah siap biasanya disandingkan dengan kacang panjang| foto :okezone.com

Makanan ini adalah panganan khas batak yang umumnya dibuat dari ikan air tawar seperti ikan mas, gurame, nila atau mujair. Maknaan yang memiliki bumbu berwarna kekuningan tersebut memiliki rasa yang khas karena dalam pembuatannya memakai rempah-rempah asli Sumatra utara. Dua rempah tersebut diantaranya adalah andaliman dan asam cikala yang menimbulkan rasa pedas dan hangat ketika dimakan.

Saksang

Saksang dengan bumbu coklatya yang berasal dari darah yang ikut dimasak | foto: merahputih.com

Jenis maknan yang merupakan salah satu lauk yang terbuat dari daging hewan berkaki empat ini memiliki citarasa yang unik. Rasa unik tersebut selain karena rempah khas seperti dari andaliman, juga muncul karena dagingnya yang dimasak dengan darah. Daging yang digunaan untuk dimasak menjadi saksang sendiri biasanya adalah babi, anjing atau kerbau.

Daun Ubi Tumbuk

Daun Ubi Tmbuk yag siap di santap| foto : youtube : Raja Masak

Maknan ini merupakan sayur yang dibuat dari daun ubi yang ditumbuk bersama dengan berbagai rempah seperti cabang, bawang merah, bawang putih dan buah khas Sumatra yaitu rimbang. Setelah ditumbuh halus daun tersebut pun dimasak hingga matang dengan campuran santan.

Dalli Ni Horbo

Bentuk dali ni horbo yang sekilas seperti tahu| foto: tripelaketoba.com

Maknan ini mungkin belu cukup dilkenal oleh masyarakat luas sebagai makanan khas suku batak tapi kehadirannya tak pernah absen di meja makna acara pernikahan masyarakat asal Sumatra utara tersebut. Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal dan agak sedikit berair. Sekilas bentuknya terlihat seperti tahu namun maknan tersebut sebenarnya terbuat dari susu kerbau yang dimasak dengan bumbu yang terbuat dari garam dan campuran perasaan daun pepaya. Makanan ini memiliki rasa yang asin dan gurih

Lapet dan Ombus-ombus

Lapet dan ombus-ombus yang ditengahnya terisi kelapa dan gula merah | foto: ceritamedan.com

Kedua maknaan ini adalah kudapan manis yang terbuat dari tepung beras, kelapa dan gula merah yang di balut dengan daun pisang. Untuk membuatnya semua bahan hanya dicampur dan ditambahan air dan diaduk hingga merata. Selanjutnya adonan tersebut pun dikukus hingga siap untuk disajikan.

sumber : tokopedia.com | idntimes.com | jejakpiknik.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Menelisik Filosofi Karinding, Alat Musik Khas Sunda Sebelummnya

Menelisik Filosofi Karinding, Alat Musik Khas Sunda

Benteng  Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo Selanjutnya

Benteng Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo

Ariefiani Harahap
@ariefiani_elf

Ariefiani Harahap

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.