Menjadikan UMKM Semakin Kekinian Melalui Peran E-Commerce

Menjadikan UMKM  Semakin Kekinian Melalui Peran E-Commerce

UMKM merupakan salah satu potensi ekonomi di Indonesia. © Marketeers

UMKM merupakan salah satu penguat perekonomian di Indonesia. Jawa Timur sendiri, tercatat bahwa 54,9% perputaran roda ekonomi bersal dari UMKM, UKM dan IKM. Oleh karenanya, pemerintah sangat mendukung kegiatan UMKM guna peningkatan perekonomian daerah yang berimplikasi pada perekonomian nasional. Perkembangan tekonogi digital kini sudah merambah ke segala bidang, tidak terkecuali bidang perdagangan. Penggiat UMKM harus dapat mengimbangi perkembangan ini yang awalnya memasarkan produk UMKM secara konvensional, kini dapat pula melalui toko online yang merupakan salah satu bentuk e-commerce.

Beberapa UMKM di Jawa Timur, tepatnya sekitar Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo bekerja sama dengan salah satu toko online besar di Indonesia, yakni Lazada. Lazada mengajak para penggiat UMKM untuk menitipkan produk-produk mereka guna mempermudah pendistribusian. Program tersebut dinamakan Fulfillment by Lazada (FBL). Hal yang dilakukan oleh Lazada yakni mulai dari masalah penyimpanan produk dari seller salah satunya dari UMKM, pengemasan, pengaturan barang, tenaga kerja hingga pengembalian barang dari konsumen.

Rak-rak penyimpanan produk dari para seller. | Foto : WihdiLuthfi

Lazada memiliki warehouse yang berada di Sidoarjo sebagai pusat untuk pengiriman logistik wilayah Indonesia timur (Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi dan Papua). Luas warehouse tersebut adalah 9.000m2 yang mampu menampung 1.000.000 item per hari. Namun, kini item yang ada pada warehouse Sidoarjo sebanyak 300.000 item yang di dalamnya sebanyak 27% adalah produk dari UMKM. Pihak Lazada berharap, sisa ruang sebanyak 700.000 item dapat diisi oleh lebih banyak produk dari UMKM. Hal tersebut dikarenakan Lazada ingin meningkatkan potensi ekonomi daerah melalui UMKM yang menitipkan produknya pada Lazada.

Keuntungan yang dapat dirasakan oleh UMKM melalui FBL antara lain pendistribusian prduk UMKM ke seluruh warehouse Lazada di seluruh Indonesia, ongkos kirim yang lebih murah serta penjualan dapat meningkat sesuai dengan kondisi pasar. Selain itu, untuk mewadahi para seller termasuk UMKM yang sudah bergabung dalam Lazada, dibentuklah Lazada Club. Komunitas tersebut memungkinkan para penggiat UMKM serta seller lainnya untuk berbagi pengalaman dan informasi sehingga dapat menigkatkan semangat bisnis.

Proses pembungkusan produk, sebelum ditimbang dan di kelompokkan sesuai dengan jasa pengiriman. | Foto : WihdiLuthfi

Melalui FBL, memungkinkan banyak pengusaha lokal kecil dan menengah di Surabaya dan juga kota-kota di sekitarnya, seperti Malang, Mojokerto dan Gresik, dan lainnya untuk lebih dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Kini UMKM tidak hanya dapat memasarkan produknya secara konvensional, namun juga dapat merambah ke ranah e-commerce dan meningkatkan perekonomian digital Indonesia.


Catatan kaki: Lazada

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu Sebelummnya

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju Selanjutnya

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.