Inilah Maskapai Pertama di Asia Pasifik yang Operasikan A330-900NEO

Inilah Maskapai Pertama di Asia Pasifik yang Operasikan A330-900NEO

Ilustrasi sayap pesawat © Ross Parmly/Unsplash

  • Pesawat berbadan lebar tipe A330-900NEO telah diterima Lion Air.
  • Lion Air menjadi maskapai pertama di Asia Pasifik yang mengoperasikan Airbus 330-900NEO.
  • Pesawat ini diperuntukkan perjalanan dengan waktu tempuh lebih dari 13 jam non-stop.

Lion Air resmi mendatangkan pesawat berbadan lebar, Airbus 330-900NEO. Dengan kedatangan pesawat ini, maskapai yang menjadi bagian dari Lion Air Group tersebut jadi yang pertama mengoperasikan A330-900NEO di Asia Pasifik.

Pesawat dengan registrasi PK-LEI ini ditujukan untuk melayani rute penerbangan yang membutuhkan waktu lebih dari 13 jam non-stop. Contohnya rute-rute untuk perjalanan umrah seperti Makassar ke Madinah dan Jeddah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, Solo ke Jeddah, dan tujuan-tujuan lainnya.

Pesawat A330-900NEO milik Lion Air | Foto: Airbus

Airbus 330-900NEO Lion Air mempunyai tata letak (konfigurasi) kursi lorong ganda (double aisle) hingga 436 kursi kelas ekonomi. Pesawat dilengkapi fitur utama dari kabin airspace, membuat travelers bisa menikmati suasana penerbangan santai, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan serta menghadirkan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya.

BACA JUGA: Satu Lagi Pesawat Baru Batik Air dari Jerman

Desain kabin A330-900NEO | Foto: Airbus

Pesawat tersebut dibekali teknologi modern dan tingkat keandalan yang didukung perangkat terbaik. Bagi airlines, mendapatkan keuntungan 25 persen lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar per kursi, menurunkan biaya operasi yang memanfaatkan teknologi generasi baru A350 XWB seperti lekukan ujung sayap (sharklets)rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun.

Hadirnya A330-900NEO ini juga melengkapi armada berbadan lebar milik Lion Air Group. Sebelumnya, sudah ada tiga pesawat wide body A330-300. Lion Air sendiri pada 2018 telah memesan 10 unit Airbus 330-900NEO, dan memiliki opsi mendapat empat pesawat sejenis.

Bentuk kursi di A330-900NEO | Foto: Airbus

BACA JUGA: Robot-robot Mulai Gantikan Pekerjaan Manusia di Bandara Ini

"Kesepuluh unit direncanakan dikirim bertahap ke Lion Air Group pada 2019 dan 2020. Seluruh pesawat yang dipesan oleh Lion Air adalah jenis armada berkapasitas lebih besar," terang Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers yang diterima GNFI.**

Pilih BanggaBangga23%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang23%
Pilih Tak PeduliTak Peduli46%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau8%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ke Pulau Rambut Mengunjungi Kerajaan Burung Sebelummnya

Ke Pulau Rambut Mengunjungi Kerajaan Burung

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon Selanjutnya

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

1 Komentar

  • Ewo sentosa

    Batik air..??lion air kaleeee..mmng batik masih 1 induk.tpi yg neo di oprasionalkan oleh lion air.bukan batik.PK-LEI,PK-LEJ itu lion air.klo batik A330-300 nya thailion air yg di ambil.masya allah min min.jgn bnyak koprol lah..

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.