Airport Learning Center Pertama di Indonesia Telah Dibuka

Airport Learning Center Pertama di Indonesia Telah Dibuka

Pembukaan Airport Learning Center © Angkasa Pura II

  • Airport Learning Center pertama di Indonesia telah dibuka di kawasan perkantoran Bandara Soetta.
  • ALC merupakan pusat pelatihan pendidikan di bidang kebandarudaraan.
  • Materi-materi di ALC diberikan untuk berbagai jenjang karyawan, mulai dari karyawan baru hingga karyawan memasuki masa pensiun.

Kabar baik kembali menyapa dunia penerbangan Indonesia. Pada Rabu (20/11) lalu, telah dibuka Airport Learning Center (ALC) pertama di Indonesia. ALC merupakan pusat pelatihan pendidikan di bidang kebandarudaraan.

Gedung ALC terletak di kawasan perkantoran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Gedung ini dilengkapi 10 ruang kelas dengan teknologi modern, 1 auditorium, 1 amphitheater, 1 e-library, 1 ruang simulasi, VIP Lounge, dan dining hall.

Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan keberadaan ALC untuk mencapai tiga tujuan utama, yakni melahirkan pemimpin andal (Center of Chiefship), membentuk personil yang memiliki pengetahuan mendalam tentang layanan bandara (Center of Competence), serta mewujudkan standar global di seluruh bandara Angkasa Pura II (Center of Certification).

BACA JUGA: Dari Bandung ke Langit Himalaya

Lebih lanjut, beliau juga mengatakan ALC dibentuk untuk mengantisipasi perubahan di masa mendatang yang dikelompokkan menjadi 3 hal, yaitu Business Model Variability, Infrastructure/Operation Complexity, dan Dynamic Competencies. ALC sendiri memiliki slogan Opportunity For Improvement.

“Hal pertama yang harus dipikirkan sebuah perusahaan adalah melahirkan pimpinan dan SDM yang lebih hebat. Untuk itulah Airport Learning Center dibentuk. Keberadaan ALC ini kami harap dapat mendukung pembangunan manusia di Indonesia melalui program SDM Unggul Indonesia Maju,” ucap Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya.

“Saat ini ALC diperuntukkan untuk lingkungan internal Angkasa Pura II, namun tidak menutup kemungkinan untuk ke depannya dibuka juga untuk kalangan eksternal,” sambungnya.

BACA JUGA: Detik-detik Penyelamatan Kecelakaan Pesawat di Bandara

Sementara itu dua program besar ALC adalah Great People Development Program (GPDP) dan Great Leader Development Program (GLDP).

“ALC juga bekerja sama dengan berbagai universitas sehingga karyawan Angkasa Pura II bisa mendapat beasiswa di Universitas Padjajaran, ITB, UGM, UI, Telkom University, Nanyang Technological University di Singapura dan Coventry University di United Kingdom,” ujar Muhammad Awaluddin.

Materi-materi di ALC diberikan untuk berbagai jenjang karyawan, mulai dari karyawan baru hingga karyawan memasuki masa pensiun.**

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Legalkan LGBT, Benarkah Bentuk Toleransi? Sebelummnya

Legalkan LGBT, Benarkah Bentuk Toleransi?

Ada Desainer Indonesia di Film Frozen 2 Selanjutnya

Ada Desainer Indonesia di Film Frozen 2

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.