UI Tempati Peringkat ke-59 Kampus Terbaik di Asia

UI Tempati Peringkat ke-59 Kampus Terbaik di Asia

Perpustakaan Pusat UI © Pusparaniology.com/Indah Gilang Pusparani

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Universitas Indonesia (UI) menduduki peringkat ke-59 di Asia dalam survei pendidikan Quacquarelli Symonds (QS) 2020. Untuk wilayah Indonesia, UI berada di peringkat pertama. Institut Teknologi Bandung (ITB) menduduki posisi ke-66 dan Universitas Gadjah Mada pada posisi ke-70.

Secara global, UI menduduki posisi ke 296 QS Global World Raking dengan nilai keseluruhan mencapai 34,7. Nilai tertinggi UI berada pada fakultas internasional mencapai 94,5. Namun, sitasi per fakultas hanya 1,9 dan mahasiswa internasional mendapatkan nilai 5.

Menurut QS, UI mendapatkan reputasi terbaik di antara universitas lain di Indonesia. Dengan jumlah mahasiswa mencapai 41.808 orang, diungkapkan QS, UI berambisi untuk menjadi universitas riset berkelas dunia.

Untuk ITB, secara global menurut QS World University Ranking menduduki peringkat ke-331 dan kategori Gradute Employability Raking pada posisi 301-500. Hasil penelitian ITB dikategorikan sangat tinggi, dan penilaian terbaik pada mahasis fakultas dengan nilai 51,3 dan reputasi akademi dengan nilai 39,3. Untuk nilai terendah yakni mahasiswa internasional yakni 1,6 dan sitasi per fakultas hanya 3,7.

UI Tempati Peringkat ke-59 Kampus Terbaik di Asia. Foto: SINDOnews
UI Tempati Peringkat ke-59 Kampus Terbaik di Asia. Foto: SINDOnews

UGM pada peringkat 320 untuk QS Global World Raking dengan hasil riset medium dan penilaian gradute emplyability raking pada posisi 301-500. Nilai tertinggi UGM terletak pada mahasiswa fakultas sebanyak 51,3 dan reputasi fakultas internasional 42,9. Untuk nilai terendah adalah sitasi per fakultas 1,6 dan mahasiswa internasional sebanyak 2,5.

QS menyebut UGM merupakan kampus yang menciptakan lingkungan kondusif untuk proses pembelajaran. Kepedulian terhadap lingkungan juga ditunjukkan dengan mengurangi polusi dan membangun pedistrian serta membatasi kendaraan bermotor masuk ke kampus. "Membangun asrama baru mahasiswa di kampus dan menanam banyak pohon menjadi kelebihan UGM,"demikian keterangan QS.

Selanjutnya, Institut Pertanian Bogor (132), Universitas Airlangga (171), Institut Teknologi Sepuluh November (198), Universitas Bina Nusantara (234) dan Universitas Padjajaran (236). Selain itu, Universitas Diponegoro menduduki peringkat ke 281-290, Universitas Brawijaya (301-350), Universitas Hasanuddin (401-500).


Catatan kaki: Sindonews.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bertambah Lagi Si Badan Lebar di Jalur Udara Indonesia Sebelummnya

Bertambah Lagi Si Badan Lebar di Jalur Udara Indonesia

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.