Keren. Bandara Juanda Sedang Direnovasi, Inilah Desain Finalnya

Keren. Bandara Juanda Sedang Direnovasi, Inilah Desain Finalnya

Ilustrasi © Unsplash.com

Jika anda ke Terminal1 Bandara Juanda saat ini, akan terlihat sekali bahwa bandara ini sedang direnovasi. Mesin-mesin, pekerja-pekerja, tiang-tiang tinggi, sedang berada di sana. Benar, bandara ini perlu dipercantik, diperlebar, dipermodern, agar tak kalah dari bandara-bandara lain di Indonesia yang lebih dulu mendapatkan penyegaran.

Tak hanya dipercantik, bandara Juanda juga akan diperluas. Menurut Waskita Karya, perusahaan BUMN yang mengerjakan proyek ini, perluasan pekerjaan dan pembenahan interior terminal satu (T1) Bandara Juanda akan selesai Agustus 2020. Dengan begitu dapat digunakan sebelum Lebaran 2020.

"Nantinya, jika pekerjaan proyek ini telah selesai, Terminal Satu Bandar Udara Internasional Juanda yang semula memiliki luas bangunan 62.700 meter persegi dengan kapasitas 6 juta penumpang per tahun akan menjadi seluas 91.700 meter persegi dengan kapasitas 13,6 juta penumpang per tahun atua penambahan luas seluas 29.000 meter persegi,” kata General Manager Bandara Internasional Juanda, Heru Prasetyo.

Heru menambahkan, perubahan yang akan paling nampak yaitu akan ada pemisahan penempatan terminal kedatangan dan keberangkatan.

"Saat ini di masing-masing terminal 1A dan 1B terdapat area kedatangan dan keberangkatan, dalam rencana proyek pengembangan akan berubah di mana terminal 1A akan menjadi terminal keberangkatan dan terminal 1B akan menjadi terminal kedatangan. Dengan demikian kehadiran terminal 1 beserta fasilitasnya diharapkan dapat memberikan layanan kebandaraudaraan dengan mengutamakan kenyamanan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan keamanan," tutur dia.

Berikut ini adalah design renovasi tersebut, yang GNFI dapatkan dari pihak Pengelola Bandara Juanda, yakni Angkasa Pura I.

Pilih BanggaBangga44%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau56%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mahasiswa Indonesia di Hsinchu Perkenalkan Ragam Seni dan Budaya Lewat International Week Sebelummnya

Mahasiswa Indonesia di Hsinchu Perkenalkan Ragam Seni dan Budaya Lewat International Week

Ada Desainer Indonesia di Film Frozen 2 Selanjutnya

Ada Desainer Indonesia di Film Frozen 2

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.