Ini Dia Nama Lain Delman di Beberapa Wilayah Indonesia

Ini Dia Nama Lain Delman di Beberapa Wilayah Indonesia

Delman dan anak kecil © Berita24.com

Siapa yang belum pernah naik delman? Pastinya sudah dong ya! Delman, merupakan kendaraan tradisional beroda dua, tiga atau empat tanpa mesin, namun menggunakan kuda sebagai penggantinya.

Nama delman sendiri diambil dari nama penemunya Charles Theodore Deeleman. Seorang litografer (litografi adalah ilmu yang mempelajari tentang cara melakukan percetakan di atas permukaan yang licin) dan insinyur pada masa Hindia Belanda.

Orang Belanda menyebut delman dengan dos-à-dos atau yang berarti kereta yang duduknya saling memunggungi. Dahulu orang Batavia pribumi menyebutnya dengan singkatan menjadi sado.

Bicara soal penyebutan, ada juga nih Kawan GNFI beberapa penyebutan nama delman di beberapa daerah di Indonesia. Simak yuk!

Kahar atau Keretek

Nama delman untuk beberapa wilayah yang berbahasa Sunda, pada dasarnya delman dan kahar adalah sama, tapi yang membedakan hanyalah delman berbentuk lebih tinggi daripada kahar.

Nayor

Nah, kalau nayor adalah variasi dari delman. Pada nayor kabin penumpangnya tertutup. Nayor dapat dijumpai sekitar kota Cibadak dan Sukabumi.

Dokar

Kata yang sudah tidak begitu asing di telinga ini ternyata berasal dari Bahasa Inggris yaitu dog car. Dokar adalah warisan budaya Jawa.

Dokar merupakan kendaraan berkendara ringan yang digunakan untuk membawa binatang berburu pada zaman dulu. Di belakang balkon ada seorang "Tiger" untuk membantu kusir mengendarai dokar.

Bentuk kendaraan berubah dengan cepat pada abad ke-19 sehingga memunculkan berbagai variasi nama untuk jenis yang berbeda.

Dog car memiliki kesamaan dengan phaeton, yaitu kereta berkuda satu yang sporty dan ringan; curricle, kereta ringan yang tangkas dan ringan serta dapat dinaiki seorang pengendara dan pengemudi, tetapi berkuda dua;

Dokar | Foto: MicBima/Unsplash

Ada juga yang bernama chaise atau shay pada tipenya yang beroda dua untuk satu atau dua orang, dengan sebuah bangku belakang dan penutup yang bisa dibuka-tutup; yang terakhir ada cabriolet yang beroda dua dan berkuda satu, serta penutup lipat yang bisa menutupi dua orang (salah satunya adalah si pengemudi).

Andong

Berikutnya ada andong, kendaraan tradisional dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, seperti Solo dan Klaten. Perbedaan antara andong dengan delman adalah andong memiliki roda 4. Di Jakarta andong disebut dengan ebro yang diambil dari singkatan Eerste Bataviasche Rijtuig Onderneming Perusahaan Kereta Pertama di Jakarta).

Bendi

Kalian suka dengan nasi Padang? Makanan yang franchise-nya sudah ada di seluruh pelosok Tanah Air. Selain nasi Padang, daerah Minangkabau ini juga memiliki bendi.

Bendi merupakan kendaraan primadona pada masa Hindia Belanda di Padang. Dahulu bendi digunakan oleh para saudagar kaya atau petinggi pangrehpraja.

Cidomo

Sebagai penutup ada cidomo. Kalian yang pernah ke daerah Nusa Tenggara Barat pasti mengenal nama ini. Cidomo merupakan singkatan dari cikar, dokar, mobil.

Jadi kalau kalian bepergian dan ingin naik delman di beberapa daerah di atas, sudah tahu ya bagaimana cara menyebutnya. Terus gimana, kalian mau coba delman dengan nama yang mana nih Kawan GNFI?

Referensi: id.wikipedia.org

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Najwa Shihab dan Prestasi dalam Namanya Sebelummnya

Najwa Shihab dan Prestasi dalam Namanya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning Selanjutnya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning

Raka Nugraha
@rakanugraha

Raka Nugraha

I'm curios about everything, and i'm support the indonesian good news!

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.