D'Voice IPB Harumkan Indonesia di Polandia

D'Voice IPB Harumkan Indonesia di Polandia

Penampilan Paduan Suara Mahasiswa D'Voice Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor pada kompetisi paduan suara internasional XIV Warszawski Miedzynarodowy Festiwal Choralny 2019 di Warsawa, Polandia. © Mohammad Yasin

Gema Cikala Le Pong Pong lagu tradisional asal Pakpak, Sumatera Utara yang diaransemen oleh Ken Steven menuai decak kagum para penonton acara penghargaan kompetisi yang dilaksanakan di Sala Koncertowa Uniwersytet Muzyczny Fryderyka Chopina.

Ini sekaligus menandai kemenangan Paduan Suara Mahasiswa D'Voice Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor yang dipimpin oleh sang dirigen, Asep Aryanto, pada kompetisi paduan suara internasional XIV Warszawski Miedzynarodowy Festiwal Choralny 2019 yang diselenggarakan pada 15-17 November 2019.

Sedikitnya 8 negara turut berpartisipasi pada kompetisi tahunan satu ini, yang di antaranya adalah Indonesia, Rusia, Latvia, Slovenia, Slovakia, Republik Ceko, Estonia, dan Polandia sebagai tuan rumah.

D'Voice IPB yang berisikan 32 orang penyanyi ini berhasil menyabet 2 penghargaan dari 2 kategori perlombaan yang diikuti dan berhasil mencuri perhatian para penonton melalui suguhan penampilan yang begitu memukau. Penghargaan tersebut adalah: 3rd Prize in Mixed Choir Category, dan 3rd Prize in Chamber Category

Asep Aryanto dirigen D'Voice IPB menerima penghargaan dari penyelenggara kompetisi
Asep Aryanto dirigen D'Voice IPB menerima penghargaan dari penyelenggara kompetisi | Foto: Mohammad Yasin

Pada kompetisi ini D'Voice IPB menyanyikan program lagu yang begitu variatif.

Dimulai dari lagu gubahan komposer asal Polandia yakni Romuald Twardowski yang juga menjadi ketua juri pada kompetisi, lagu-lagu paduan suara berbagai zaman, lagu-lagu gubahan komposer Indonesia, hingga lagu-lagu tradisional Indonesia seperti Paris Barantai, lagu tradisional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan juga Cikala Le Pong Pong, lagu tradisional asal Pakpak, Sumatera Utara.

Penampilan D'Voice IPB menyanyikan lagu Cikala Le Pong Pong | Foto: Mohammad Yasin

Selain mengikuti kompetisi, D'Voice IPB pun diundang oleh pemerintah Kota lowicz untuk mengadakan konser budaya. Konser yang dilaksanakan di Sala Koncertowa Muzeum w lowiczu ini disesaki para penonton yang memang penduduk lokal kota tersebut.

Di akhir acara Walikota lowicz memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada D'Voice IPB yang dapat manyatukan seluruh masyarakat kota tersebut melalui seni pertunjukkan yang disuguhkan D'Voice IPB.

Masyarakat lowicz pun begitu menikmati ragam sajian lagu-lagu yang disuguhkan yang terdiri dari lagu-lagu nasional Indonesia dan pastinya lagu-lagu tradisional khas Indonesia.

Satu hal yang membanggakan, konser malam itu pun dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, Ibu Siti Nugraha Maulidiah. Pada sambutannya, beliau mengucapkan rasa terima kasih yang teramat besar atas apresiasi dan sambutan yang diberikan masyarakat Kota lowicz kepada D'Voice IPB.

Ibu Dubes pun terkesan dengan beragam lagu yang disuguhkan, salah satunya adalah Es Lilin, lagu tradisional asal Jawa Barat yang mengingatkannya akan kampung halamannya di Bandung, serta lagu Tanah Air yang berhasil membuatnya terharu dan menitikkan air mata atas kecintaannya terhadap Indonesia.

Selain itu, konser budaya ini berhasil mengobati kerinduan masyarakat Indonesia terhadap Tanah Air ketika menyaksikan konser tersebut.

"Terima kasih telah memperkenalkan Indonesia melalui penampilan yang begitu memukau dengan sangat baik. Saya bangga kepada kalian," pungkas Ibu Dubes.

Tim berfoto setelah mendapatkan penghargaan | Foto: Mohammad Yasin
Tim berfoto di Old Town Kota Warsawa | Foto: Mohammad Yasin
Tim berfoto di Sala Kongresowa Kota Warsawa | Foto: Mohammad Yasin
Penampilan D'Voice IPB saat melaksanakan konser tunggal di Kota lowicz | Foto: Mohammad Yasin
Keramaian saat konser di Kota lowicz yang dipadati penduduk lokal | Foto: Mohammad Yasin
Tim berfoto bersama Ibu Dubes, Walikota lowicz, dan pengurus museum | Foto: Mohammad Yasin

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau33%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Begini Cara Kerja Kotak Bekal Tenaga Surya Sebelummnya

Begini Cara Kerja Kotak Bekal Tenaga Surya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning Selanjutnya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning

Bagas Widjanarko
@rhdiredja

Bagas Widjanarko

Seorang pendukung gerakan yang diprakarsai pemuda Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.