Bertambah Lagi Opsi Perjalanan Udara Jayapura-Timika

Bertambah Lagi Opsi Perjalanan Udara Jayapura-Timika

Ilustrasi pesawat © Patrick Hendry/Unsplash

  • Batik Air menambah opsi transportasi udara dari Jayapura ke Timika dan sebaliknya.
  • Frekuensi terbang sebanyak satu kali per hari secara reguler.
  • Batik Air menyusul dua maskapai lainnya yang sudah memiliki rute tersebut, yakni Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia.

Opsi transportasi udara dari Timika ke Jayapura dan sebaliknya kini bertambah dengan adanya penerbangan dari Batik Air. Maskapai anggota Lion Air Group itu meluncurkan rute Timika-Jayapura PP pada Jumat (6/12).

Dilansir dari siaran pers yang diterima GNFI, frekuensi terbang Batik Air di rute Timika-Jayapura dan Jayapura-Timika sebanyak satu kali per hari secara berjadwal.

Penerbangan pertama bernomor ID-6186, pesawat lepas landas dari Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika, Papua (TIM) pukul 07.52 WIT (Waktu Indonesia Timur, GMT+ 09) dan tiba di Bandar Udara Sentani, Jayapura, Papua (DJJ) pada 08.45 WIT.

Untuk rute sebaliknya masih di hari yang sama, Batik Air terbang dari Jayapura pada 09.38 WIT, menggunakan nomor ID-6187. Inagurasi ini Batik Air pesawat sudah mendarat di Bandar Udara Mozes Kilangin pukul 10.33 WIT.

Inagurasi penerbangan Batik Air rute Timika-Jayapura | Foto: Batik Air

BACA JUGA: Inilah Maskapai Pertama di Asia Pasifik yang Operasikan A330-900NEO

Penerbangan perdana dioperasikan armada terbaru Airbus A320-200 berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi yang dilengkapi inflight entertainment (audio video on demand) di setiap kursi.

Dari pantauan GNFI di aplikasi pemesanan tiket daring, harga tiket Batik Air rute Timika-Jayapura adalah yang termurah dibanding dua maskapai lainnya. Untuk penerbangan hari Rabu (11/12) tiket Batik Air seharga Rp809.400, sedangkan Sriwijaya Air seharga Rp928.200, dan Garuda Indonesia Rp1.139.40.

Kemudian untuk rute Jayapura-Timika di hari yang sama, tiket Batik Air seharga Rp834.400 berada di urutan kedua termurah. Harga terendah dipegang Sriwijaya Air seharga Rp782.700, dan harga tertinggi dimiliki Garuda Indonesia dengan Rp1.164.400.

"Kedua kota yang diperkenalkan mulai 6 Desember 2019, memperkuat jaringan Batik Air di Bumi Cenderawasih (Papua) untuk menghubungkan ke berbagai kota, hingga sekarang Batik Air melayani Sorong-Bandar Udara Domine Eduard Osok, Papua Barat (SOQ); Manokwari, Bandar Udara Rendani, Papua Barat (MKW); dan Merauke – Bandar Udara Mopah, Papua (MKQ), Jayapura dan Timika," ujar CEO Batik Air, Capt. Achmad Luthfie dalam keterangan resminya.**

BACA JUGA: Februari 2020, Sambutlah Terminal Baru di Bandara Padang!

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kenapa Nama Pasar di Jakarta Pakai Nama Hari? Sebelummnya

Kenapa Nama Pasar di Jakarta Pakai Nama Hari?

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning Selanjutnya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.