Makepung Lampit Kembarannya Karapan Sapi

Makepung Lampit Kembarannya Karapan Sapi
info gambar utama

Madura, salah satu pulau yang terletak di sebelah utara pulau Jawa dan masuk dalam wilayah Pemerintahan Provinsi Jawa Timur ini memiliki tradisi dan budaya yang sudah menjadi ciri khas yakni Karapan Sapi. Namun, ada salah satu tradisi serupa yang dilaksanakan di Jembrana, bali. Tradisi tersebut bernama Makepung Lampit. Makepung Lampit adalah salah satu tradisi budaya agraris dalam bentuk atraksi pacuan kerbau yang diselenggarakn di sawah berlumpur. Jadi, jika Karapan Sapi menggunakan hewan sapi sebagai penarik joki, maka Makepung Lampit menggunakan hewan kerbau sebagai penarik joki. Tradisi ini merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh para petani saat memasuki masa ganti cocok tanam dan menjadi bentuk gotong royong sesama petani.

Kerbau pacuan dihias dengan aksesoris khas Bali | Foto : Photographt and Blog by Toine Ijsseldijk
info gambar

Beralamatkan di Desa Manistutu yang memiliki Sirkuit Subak Maertakara, kecamatan Melaya, Jembrana, agenda Makepung Lampit rutin dilaksanakan. Hal tersebut didasari pada tradisi dan untuk menarik wisatawan sehingga sektor wisata di daerah tersebut dapat terangkat. Guna meningkatkan suasana seru Makepung Lampit, kini Makepung Lampit pun menjadi ajang perlombaan. Hal tersebut semakin menarik rasa penasaran wisatawan hingga wisatawan asing. Peserta yang mengikuti ajang perlombaan Makepung Lampit pun tidak sedikit serta memperebutkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. Keseruan Makepung Lampit tidak hanya didasarkan pada upaya peningkatan sektor wisata kawasan Jembrana, namun juga menghidupkan tradisi kebersamaan sesama petani dalam menyambut perlihan masa cocok tanam.

Layaknya Karapan Sapi di Madura, Makepung Lampit juga dikendalikan oleh seorang joki yang menjadi pengarah kerbau. Makepung Lampit biasanya menggunakan dua ekor kerbau untuk melaju hingga finish dengan panjang sirkuit sekitar 100 meter di medan berlumpur. Kedua kerbau tersebut menarik cikar atau kendali kayu yang ditunggangi oleh joki untuk melaju hingga garis finsih.

Jadi, apakah Kawan GNFI tertarik untuk melihat Makepung Lampit?


Catatan kaki: duniart

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini