Yuk Kenali Beragam Cara Membatik!

Yuk Kenali Beragam Cara Membatik!
info gambar utama

Indonesia mempunyai satu warisan budaya dalam bentuk kain yang sangat mendunia.

Ya, tidak lain adalah batik. Seperti yang sudah banyak diketahui, batik merupakan kain tradisional khas Indonesia yang memiliki berbagai macam motif. Namun selain dari motifnya, batik juga memiliki beberapa jenis cara pembuatan yang perlu dipahami.

Cara pembuatan batik terbagi menjadi 5 yaitu batik cap, batik tulis, batik printing, batik colet, dan batik celup ikat. Kualitas dari masing-masing jenis batik ini tentu bervariasi yang membuat harga antar kelima macam teknik pembuatan ini pun juga jauh berbeda.

Batik Tulis

Jika mencari batik dengan kualitas terbaik, maka jawabannya ialah batik tulis. Walaupun memiliki harga yang relatif lebih mahal dari jenis yang lainnya, batik tulis tetap laris di pasaran karena setiap kain memiliki ciri khasnya masing-masing.

Batik tulis juga lebih lama proses pembuatannya karena dikerjakan langsung oleh para pembatik secara manual satu per satu menggunakan canting, dengan telaten dan hati-hati.

batik tulis
info gambar

Batik Cap

Selain batik tulis, batik cap juga mempunyai kualitas yang tinggi. Pembuatan batik cap adalah dengan menggunakan alat cap atau stempel pada plat besi yang sudah memiliki pola-pola khusus.

Stempel besi tersebut dicelupkan ke dalam lilin panas, kemudian ditekan atau dicapkan pada kain. Proses ini memakan waktu yang lebih cepat dibanding pada saat pembuatan batik tulis, karena dengan sekali tekan telah tercipta beberapa motif batik.

baitk cap
info gambar

Batik Printing

Kain ini adalah sama saja dengan produksi tekstil yang diberi motif batik. Pada proses batik ini, pola telah dicetak di atas alat sablon, sehingga pembatikan dan pewaraan dilakukan secara langsung.

Jadi batik printing tidak menggunakan lilin malam serta canting. Waktu yang digunakan tentu saja juga menjadi lebih cepat dibanding proses batik lain yang membuat harga dari batik printing relatif lebih terjangkau.

batik printing
info gambar

Batik Colet

Seiring dengan perkembangan zaman, muncul teknik baru untuk pembuatan batik yang dinamakan teknik colet. Teknik colet biasa disebut juga dengan teknik lukis.

Ciri khas dari teknik pembuatan batik ini ialah proses pewarnaan. Setelah lilin diaplikasikan di atas permukaan kain, selanjutnya kain diwarnai dengan kuas pada pola batik menggunakan cat atau pewarna kain tertentu.

Teknik colet membutuhkan kreativitas dan skill yang tinggi karena perlu waktu yang relatif lama, tergantung berapa banyak motif yang ingin dicolet.

batik lukis
info gambar

Batik Celup Ikat

Teknik celup ikat untuk pembuatan batik agak sedikit berbeda dengan teknik yang lainnya. Warna dan motif yang dihasilkan pun juga jauh berbeda.

Teknik celup ikat merupakan pembuatan motif pada kain dengan cara mengikat sebagian kain, kemudian dicelupkan ke dalam larutan pewarna.

Setelah diangkat dari larutan pewarna dan ikatan dibuka, maka bagian yang diikat tidak akan terkena warna atau tetap berwarna putih.

Inilah yang menjadi motif batik pada teknik celup ikat. Teknik ini juga dikenal dengan nama jumputan, tritik, sasirangan, dan pelangi.

batik tie dye
info gambar

Setelah memahami cara pembuatannya, berikut adalah tips untuk membedakan kain batik yang sudah jadi sesuai dengan tekniknya. Namun yang disebutkan di bawah ini hanya untuk pembuatan batik tulis, cap, dan printing dikarenakan tipenya yang hampir sama.

Aroma Kain

Batik tulis memiliki aroma khas karena menggunakan pewarna alami, sedangkan batik cap memiliki bau yang lebih menyengat karena campuran antara besi dan aroma malam. Berbeda lagi dengan batik printing yang memiliki bau paling menyengat khas tinta kimia tekstil.

Tinta

Ketika akan membeli batik, pastikan untuk memperhatikan bagian dalam kain agar lebih mudah membedakan jenis batiknya. Kain batik tulis yang menggunakan malam dan dikerjakan secara manual akan membuat bagian depan dan belakang memiliki warna, corak, dan motif menjadi sama persis.

Semua tintanya pun terlihat tembus pandang, sedangkan batik cap maupun printing, hanya memiliki warna di satu sisi dan warnanya pun sering kali tidak akan sejelas batik tulis.

Motif

Batik print akan terlihat memiliki motif yang lebih rapi dan simetris, karena dicetak dengan menggunakan mesin. Biasanya batik printing juga hanya meniru motif batik yang sudah ada sebelumnya.

Sementara batik tulis yang dikerjakan secara manual memiliki ornamen yang agak berbeda satu sama lain walaupun bentuknya sama. Lalu batik cap biasanya tampak lebih sederhana dan motifnya cenderung berulang.

Warna

Ciri khas batik tulis ialah memiliki warna dasar kain yang lebih muda dibandingkan dengan warna pada tiap motifnya. Berbeda dengan warna dasar kain pada batik cap yang umumnya lebih tua.

Hal ini karena batik cap tidak melakukan penutupan pada bagian dasar motif seperti batik tulis, sedangkan batik printing mempunyai warna yang lebih cerah dan meriah karena adanya penambahan bahan kimia untuk menghasilkan warna yang diinginkan.

Batik merupakan salah satu budaya Indonesia yang telah diakui dunia dan telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral an Intagible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

Oleh karenanya, pemerintah Indonesia kemudian menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional.

Bagaimanapun hasil dan teknik pembuatannya, Indonesia tetap memiliki salah satu budaya yang sudah dikenal oleh banyak masyarakat dunia. Hal inilah yang membuat kita harus selalu melestarikan dan bangga memakai batik baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Referensi: hipwee.com | bobo.grid.id | sayaajarkan.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RA
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini