Ini Skema Tarif Tol Pertama di Kalimantan

Ini Skema Tarif Tol Pertama di Kalimantan

Ilustrasi jalan tol © pu.go.id

  • Tol pertama di Kalimantan siap beroperasi.
  • Untuk pengoperasian tahap awal (fungsional) pengguna tidak dikenakan biaya.
  • Selanjutnya, tarif diperkirakan Rp1.000 per kilometer.

Jalan tol pertama di Kalimantan akan diresmikan besok (17/12). Tol Balikpapan-Samarinda atau yang biasa disingkat Balsam ini menerapkan tarif berbeda saat pengoperasian tahap awal (fungsional) dan pengoperasian selanjutnya.

Selama pengoperasian tahap awal, tol Balsam bisa dinikmati secara gratis. Kemudian di liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dikenakan tarif Rp1.000 per kilometer. Tol Balsam sendiri sementara ini bisa dioperasikan sejauh 66 kilometer dari total 99 kilometer.

Untuk metode pembayarannya menggunakan kartu e-toll. Berkaitan dengan sosialisasi hal tersebut, Bank Indonesia bersama PT. Jasa Marga mengadakan peluncurkan kartu e-toll di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Minggu (15/12).

"Fungsionalkan pun nanti ada jeda, pemakai jalan tidak dikenakan tarif dulu, tapi tetap menggunakan alat elektronik namun masih dikenakan biaya nol rupiah," ucap Direktur Keuangan PT. Jasa Marga Balikpapan Samarinda, Adik Supriano, dikutip dari Tribunnews.com.

BACA JUGA: 66 dari 99 Km Tol Balikpapan-Samarinda Siap Beroperasi

"Natal dan Tahun Baru sudah bisa digunakan, tarifnya sesuai waktu rencana awal perkiraan Rp 1.000 per kilometer. Kalau sekarang dari Samboja ke Palaran sekitar 66 kilometer, Rp66 ribu sekali jalan. Minimum saldo e-toll harus ada Rp70 ribu setelah beroperasi," lanjutnya.

Di pengoperasian tahap awal, tol Balsam bisa digunakan sepanjang 66 kilometer di seksi 2, 3, dan 4. Ruas jalan tol tersebut menghubungkan Samboja dan Samarinda.

Seksi 1-nya yang menghubungkan Balikpapan dan Samboja masih dalam proses pembangunan, sedangkan seksi 5 (Balikpapan-Bandara Sepinggan) masih perlu penelitian lebih lanjut, karena ada masalah teknis di pergerakan tanah.

BACA JUGA: Dua Rekor Dunia LRT Jabodebek

Berikut adalah rincian jarak per seksi:

Seksi 1: Balikpapan-Samboja (22,025 kilometer)

Seksi 2: Samboja-Muara Jawa (30,975 kilometer)

Seksi 3: Muara Jawa-Palaran (17,3 kilometer)

Seksi 4: Palaran-Samarinda (17,55 kilometer)

Seksi 5: Balikpapan-Sepinggan (11,5 kilometer)

Referensi: Tribunnews.com | okezone.com

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih25%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ke Mana Perginya Suara Demokrasi Indonesia? Sebelummnya

Ke Mana Perginya Suara Demokrasi Indonesia?

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.