66 dari 99 Km Tol Balikpapan-Samarinda Siap Beroperasi

66 dari 99 Km Tol Balikpapan-Samarinda Siap Beroperasi
info gambar utama
  • Seksi 2-4 tol Balikpapan-Samarinda akan diresmikan pada Selasa (17/12).
  • Peresmian dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo.
  • Tol Balikpapan-Samarinda adalah jalan tol pertama di Kalimantan

Tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan jalan tol pertama di Kalimantan, siap beroperasi jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dari 99 kilometer yang menjadi tahap awal, 66 kilometer akan diresmikan pada Selasa (17/12).

Peresmian akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Dilansir dari Kumparan, peresmian ini diumumkan oleh PT. Jasa Marga (Persero) Tbk JSMR, dan dilakukan di seksi 2, 3, dan 4 yang menghubungkan Samboja-Samarinda.

"Tol Balikpapan-Samarinda rencananya diresmikan pada hari Selasa tanggal 17 Desember 2019. Dijadwalkan tol itu diresmikan oleh Pak Presiden jam 11 pagi," ujar Corporate Secretary Jasa Marga, Agus Setiawan, dikutip dari Kumparan.

BACA JUGA: Ini Perbedaan Jalur dan Lajur, Sudah Tahu?

Jalan bebas hambatan pertama di Pulau Borneo ini terdiri dari 5 seksi. Seksi 1-nya menghubungkan Balikpapan-Samboja sejauh 22,03 kilometer. Kemudian untuk ruas Balikpapan-Bandara Sepinggan masih perlu penelitian lebih lanjut, karena ada masalah teknis di pergerakan tanah.

Pembangunan Seksi 1 memakai dana APBD Provinsi Kaltim (Rp1,5 miliar) dan APBN (Rp271 miliar). Kemudian seksi 2-4 dibangun dengan dana Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yaitu PT. Jasa Marga Balikpapan-Samarinda (JMBS). 62,1 persen saham dipegang Jasa Marga, sedangkan sisanya dimiliki Wijaya Karya hingga PT. PP.

Dengan adanya tol Balikpapan-Samarinda, waktu tempuh kedua kota yang sebelumnya memakan waktu tiga jam, bisa dipangkas menjadi hanya satu jam. Jarak tempuh pun berkurang, dari yang awalnya sekitar 150 km, jadi hanya 100 km.

Tol ini dibangun sejak 2016, dan rencananya akan diperpanjang sampai ibu kota baru.

BACA JUGA: Berbagai Manfaat Palapa Ring untuk UKM

Referensi: kumparan | TribunKaltim

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini