Inilah Bintang dan Planet dari Rasi Centaurus yang Diambil dari Bahasa Nias

Inilah Bintang dan Planet dari Rasi Centaurus yang Diambil dari Bahasa Nias

illustration © Unsplash.com

Saudara-saudara kita di Nias, pun kita masyarakat Indonesia layak berbangga karena bahasa milik suku Nias digunakan untuk nama dua benda luar angkasa. Bahasa dari suku Nias itu digunakan untuk pemberian nama dari Bintang HD 117618 beserta planet yang mengitarinya yaitu HD 117618b oleh Persatuan Astronomi Internasional atau International Astronomical Union (IAU). Indonesia akhirnya memilih kata Noifasui untuk planet HD 117618 b. Sedangkan bintang HD 117618 diberikan nama Dofida. Dalam pengumuman tersebut, Dofida berarti bintang kita, sedangkan Noifasui dapat diartikan telah mengelilingi.

Kabar itu diumumkan dalam sebuah unggahan di media sosial Himpunan Astronomi Indonesia. Aku tersebut menjelaskan jika Indonesia mendapat amanah memberikan nama untuk sistem planet yang berada di rasi Centaurus. Rasi tersebut terletak di belahan langit selatan, sehingga mereka yang tinggal di Indonesia dapat terus menyaksikannya di langit malam.

"Nama Noifasui untuk eksoplanet dan Dofida untuk bintang tersebut diambil dari bahasa Nias. Dofida berarti bintang kita sedangkan Noifasui dapat diartikan telah mengelilingi. Jadi, planet Noifasui telah dan akan terus mengelilingi bintang kita, Dofida," tulis HAI.

Dilansir dari LangitSelatan.com, nama Dofida dan Noifasui diusulkan oleh Modesta Telaumbanua dari Nias, Sumatera Utara, dengan harapan agar seluruh manusia dapat terus menyaksikan cahaya bintang ini di langit malam. Meskipun tentu saja, untuk melihat bintang Dofida diperlukan teleskop karena kecerlangan bintang ini termasuk redup untuk bisa dilihat dengan mata tanpa alat.

Dofida dan Noifasui mengangkat tema istilah dan frasa terkait bintang dan planet serta kondisi fisiknya dalam bahasa Nias yang banyak digunakan di Pulau Nias dan Pulau Batu di bagian timur laut Indonesia.

Bintang Dofida berasal dari gabungan kata "dofi", yang berarti bintang, dan "da", yang berarti kita. Jadi, Dofida bermakna bintang kita. Sedangkan planet Noifasui berasal dari gabungan kata “ifasui”, yang berarti mengelilingi, dan "no", yang berarti telah dan terus terjadi sampai saat ini. Dengan demikian, bisa dimaknai bahwa dalam sistem keplanetan ini, planet Noifasui mengelilingi bintang kita, Dofida.

(Dari berbagai sumber)

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih17%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau33%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ludruk dan Ketoprak, Dua Teater Tradisional Yang Bebeda Sebelummnya

Ludruk dan Ketoprak, Dua Teater Tradisional Yang Bebeda

Potensi Ekonomi Baru dari Kota Batu Selanjutnya

Potensi Ekonomi Baru dari Kota Batu

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.