Nagara Rimba Nusa, Pemenang Sayembara Konsep Desain Ibu Kota Baru

Nagara Rimba Nusa, Pemenang Sayembara Konsep Desain Ibu Kota Baru

Astana Indonesia Raya sebagai salah satu desain bangunan ibukota baru Indonesia © instagram.com/kemenpupr

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Beberapa waktu lalu diumumkan mengenai sayembara konsep desain ibu kota negara yang baru di Pulau Kalimantan. Kawan GNFI tentu tahu hal tersebut terkait dengan pengumuman presiden untuk memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Penajam, Paser Utara. Akhirnya sayembara desain tersebut telah ditentukan pemenangnya.

Tim yang diketuai oleh Sibarani Sofian terpilih menjadi pemenang pertama, menyisihkan 257 proposal yang masuk. Dengan mengusung konsep "Nagara Rimba Nusa", Sofian coba menampilkan konsep ibu kota yang ramah lingkungan namun tetap modern dan berbasis smart city.

Desain ini memiliki keunggulan dalam keberfungsian, efisiensi lahan, identitas kebangsaan, dan urban sistem yang baik.

Nama Nagara Rimba Nusa sangat menunjukkan identitas dari Indonesia sendiri. Berawal dari "Nagara" yang berarti sebuah ibu kota, kemudian "Rimba" yakni mengenai hutan tropis Indonesia yang menjadi satu di antara hutan terbesar di dunia, dan "Nusa" sebagai salah konsep dari ribuan pulau yang menyatu di bawah bendera Merah Putih.

Rangkaian nama tersebut dijadikan konsep dasar atau tema dalam pembuatan desain ibukota baru.

Arjuna Sinaga, sebagai ahli masterplan dari tim pemenang pertama, juga menjelaskan bahwa timnya membuat satu poros yang melambangkan sebuah pemerintahan.

Istana Presiden sengaja diletakkan di tengah poros untuk melambangkan lembaga eksekutif, yang merangkul bagian pemerintahan lain yang ada di sebelah kanan serta kirinya.

Di sebelah kanan terdapat lembaga yudikatif, sedangkan lembaga legislatif berada di sebelah kiri. Poros tersebut akan mempresentasikan sebuah pemerintahan yang berperan sebagai pengayoman atau mengayomi rakyat.

Biasanya pembangunan kota yang ada saat ini mempertaruhkan lingkungan, sehingga tim Sofian membuat desain ibu kota dengan sebuah konsep yang bernama biomimikri.

Konsep ini mengadopsi strategi alam yang nantinya akan diimplementasikan saat mendirikan bangunan. Artinya, pembangunan dilakukan menyesuaikan dengan karakteristik hutan, tidak menghalangi aliran air maupun angin.

Misalnya seperti pembangunan di sekitar lahan bekas perkebunan yang konturnya diatas 10 meter untuk menghindari banjir.

nagara rimba nusa
Desain Pemenang Pertama dengan Judul Nagara Rimba Nusa | Foto: twitter.com

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang menyaksikan penetapan pemenang itu menyampaikan, tiga desain pemenang utama Sayembara Gagasan Kawasan Ibu Kota Negara ini nantinya akan dikolaborasikan dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Bahkan ada juga wacana untuk mengajak para pemenang terlibat dalam proyek pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur. Jadi pemenang tidak hanya mendapat hadiah uang namun juga pengalaman dan wawasan.

the infinite city
Desain Pemenang Kedua dengan Judul The Infinite City | Foto : twitter.com

seribu galur
Desain Pemenang Ketiga dengan Judul Seribu Galur | Foto : twitter.com

Daftar pemenang sayembara desain ibukota baru :

Juara 1: Nagara Rimba Nusa

Juara 2: The Infinite City

Juara 3: Seribu Galur

Harapan 1: Zamrud Khatulistiwa

Harapan 2: Banua Rakyat Nusantara

Catatan kaki: grid.id | merdeka.com | tirto.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga53%
Pilih SedihSedih3%
Pilih SenangSenang10%
Pilih Tak PeduliTak Peduli10%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau19%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pertama di Indonesia, Ruas Tol yang Mempunyai Nada Lagu Saat Dilewati Sebelummnya

Pertama di Indonesia, Ruas Tol yang Mempunyai Nada Lagu Saat Dilewati

Hanung Bramantyo: Reza Itu "Multi-Layer" Selanjutnya

Hanung Bramantyo: Reza Itu "Multi-Layer"

Rizka Devi Amelia
@rizkadevam

Rizka Devi Amelia

rizkadevam.tumblr.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.