Kabar Gembira! Jam Buka Perpusnas Kini Sampai Malam

Kabar Gembira! Jam Buka Perpusnas Kini Sampai Malam
info gambar utama

Siapa yang tak tahu dengan Perpusnas? Tentu saja di antara Kawan GNFI semua sudah pernah berkunjung ke sana, bukan?

Bagi Kawan GNFI yang hobi membaca buku dan suka datang ke perpustakaan, Perpusnas akan menjadi tujuan yang menyenangkan.

Perpusnas yang merupakan akronim dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan sebuah lembaga pemerintah non-kementerian yang melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang kepustakaan.

Terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta Pusat, Perpusnas yang terdiri dari 27 lantai termasuk tiga lantai parkir bawah, diisi dengan berbagai fasilitas.

Di antaranya koleksi buku, ruang teater, layanan audiovisual, area budaya baca, pusat data, layanan koleksi buku langka, dan sebagainya.

Salah satu ruang baca di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia | Foto: setneg.go.id
info gambar

Sebelumnya jam buka Perpusnas hanya sampai pukul 18.00 WIB. Kini, di awal tahun 2020, Perpusnas memberikan kabar gembira kepada pengunjung setia bahwa jam buka layanan Perpusnas buka hingga pukul 21.00 WIB.

Dulunya, Perpusnas hanya buka pada hari Senin sampai Sabtu dengan jam buka pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Lalu mengalami perubahan menjadi dibuka setiap hari dengan jam buka Senin hingga Jumat pukul 08.30 sampai 18.00 WIB, serta Sabtu dan Minggu pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.

Dengan jam buka tersebut, banyak yang menyarankan agar jam buka layanan Perpusnas dapat lebih lama supaya pengunjung bisa lebih leluasa berkunjung ke sana tanpa perlu khawatir dengan jam buka yang ada.

Pasalnya, deretan negara yang memiliki perpustakaan terbanyak di dunia pun sudah memiliki jam buka perpustakaan sampai malam, seperti Perpustakaan Nasional India dan Perpustakaan Nasional Rusia yang mempunyai jam buka perpustakaan hingga pukul 20.00.

Pengumuman jam buka layanan Perpusnas yang baru itu diumumkan lewat unggahan akun Instagram @perpusnas.go.id dan situsweb perpusnas.go.id.

Namun, tidak semua layanan Perpusnas buka hingga malam, hanya beberapa layanan saja. Berikut jam buka layanan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang baru terhitung sejak 6 Januari 2020.

Lantai 8 Layanan Koleksi Audiovisual

Senin-Kamis pukul 08.00-21.00 WIB

Jumat pukul 09.00-21.00 WIB

Sabtu-Minggu pukul 08.00-16.00 WIB

Lantai 19 Layanan Multimedia

Senin-Kamis pukul 08.00-21.00 WIB

Jumat pukul 09.00-21.00 WIB

Sabtu-Minggu pukul 08.00-16.00 WIB

Lantai 21 dan 22 Layanan Koleksi Monograf Terbuka

Senin-Kamis pukul 08.00-21.00 WIB

Jumat pukul 09.00-21.00 WIB

Sabtu-Minggu pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar gembira tersebut disambut antusias oleh para warganet. Hal itu dapat dilihat dari kolom komentar yang penuh dengan ucapan kebahagiaan para Sahabat Perpusnas, panggilan untuk pengunjung setia Perpusnas.

“Alhamdulillah jadinya kalo abis ngampus sore bisa mampir dulu buat lanjut nugas,” ucap akun @natigyn di kolom komentar.

“Alhamdulillah jadi ga diburu-buru waktu lagi kalo butuh referensi,” ujar akun @justseptiadi yang merasa lega dengan jam buka Perpusnas yang baru.

“Wah, kereeen! Udah buka sampe malam gini sayang banget kalau nggak dimanfaatin dengan baik. Semangat semua staf Perpusnas! Makasi udah dikabulin layanannya sampai malem,” tulis akun @merahtusago dengan antusias.

Layanan pencetakan kartu anggota Perpusnas | Foto: sintiaastarina.com
info gambar

Jam buka yang baru tersebut memang hanya berlaku khusus empat lantai saja. Bagi Kawan GNFI yang ingin membuat kartu anggota Perpusnas, bisa datang dan mengantre dengan ketentuan kuota antrean per hari sebanyak 500 buah sampai pukul 18.00 WIB.

Dengan jam buka layanan Perpusnas yang baru, kini Kawan GNFI tidak perlu khawatir lagi jika ingin berkunjung ke sana pada pagi, siang, sore, ataupun malam hari.

Yuk, manfaatkan hal tersebut! Agar dapat terwujudnya Indonesia yang cerdas melalui gemar membaca dengan memberdayakan perpustakaan sesuai dengan visi Perpusnas.

Referensi: Wikipedia

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini