Kota-kota di Indonesia dengan Julukan "Seribu"

Kota-kota di Indonesia dengan Julukan "Seribu"

Pasar Apung di Banjarmasin © pesona.travel

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia memiliki ratusan kota dengan berbagai julukan yang ada. Julukan tersebut hadir karena faktor dari dalam maupun luar kota tersebut.

Seperti halnya jika ada sesuatu yang unik, menarik, dan ikonik dari kota-kota di Indonesia tersebut, bisa jadi awal mula julukan itu muncul.

Setiap kota yang memiliki julukan menjadikan julukan tersebut sebagai pembentukan citra yang mengacu kepada suata makna tertentu, guna memberikan semangat, sekaligus ciri khas pada kota tersebut.

Dari banyaknya julukan yang ada, pernahkah Kawan GNFI mendengar kota-kota dengan julukan “seribu”? Ternyata, tidak hanya Kepulauan Seribu saja yang memiliki julukan tersebut, karena ada beberapa kota lainnya yang memiliki julukan yang sama.

Banjarmasin: Kota Seribu Sungai

Aktivitas Pasar Apung pada salah satu sungai di Banjarmasin | Foto: blog.airyrooms.com

Banjarmasin merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Kota ini mendapat julukan sebagai Kota Seribu Sungai karena memiliki banyak sekali sungai-sungai. Luas wilayah Banjarmasin sendiri 98,46 km², dan terdiri dari sekitar 25 buah pulau kecil.

Jika dihitung, sungai yang ada di Banjarmasin memang tidak mencapai seribu. Namun, julukan tersebut diberikan secara hiperbola untuk menggambarkan banyaknya sungai di sana.

Kehidupan masyarakat Banjarmasin sangat bergantung dengan pemanfaatan sungai sebagai salah satu prasarana transportasi air, pariwisata, perikanan, dan perdagangan. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya pasar apung di Banjarmasin.

Jember: Kota Seribu Bukit

Bukit di Jember | Foto: agustirinka.blogspot.com

Terdiri dari 31 kecamatan, Jember yang terletak di Jawa Timur ini memiliki banyak sekali bukit dengan keindahan alamnya yang menawan.

Sebanyak 1.666 buah bukit berada di kota Jember. Untuk itulah Jember dijuluki sebagai Kota Seribu Bukit. Namun kini, banyak bukit-bukit tersebut yang sudah hancur bahkan punah karena banyaknya penambangan liar.

Jepara: Kota Seribu Pondok Pesantren

Pintu masuk salah satu daerah pondok pesantren di Jepara | Foto: pesantrenbalekembang.org

Jepara sebuah kota yang terkenal dengan seni ukirannya ini dijuluki sebagai kota ukir. Namun selain julukan tersebut, Jepara juga dijuluki sebagai Kota Seribu Pondok Pesantren (Ponpes).

Kota yang terletak di Jawa Tengah ini memang memiliki banyak pondok pesantren, bahkan ponpes di Jepara lebih banyak daripada jumlah ponpes di Kabupaten Rembang.

Kalimantan: Pulau Seribu Sungai

Ilustrasi sungai di Kalimantan | Foto: nature.org

Jika Banjarmasin dijuluki sebagai Kota Seribu Sungai, hal tersebut senada dengan Kalimantan yang mendapat julukan sebagai Pulau Seribu Sungai. Bukan hal yang mengherankan bagi Kalimantan bila kota tersebut dijuluki demikian.

Pasalnya, kota yang memiliki luas wilayah 743.330 km persegi dengan terbagi menjadi lima wilayah yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Ttimur, dan Kalimantan Utara tersebut banyak mengalir sunga-sungai kecil maupun besar.

Beberapa sungai yang terkenal di Kalimantan antara lain, Sungai Barito, Sungai Kapuas, Sungai Mahakam, dan lainnya.

Lombok: Kota Seribu Masjid

Ilustrasi salah satu masjid di Lombok | Foto: lombok travellingyuk.com

Lombok kota yang memiliki keindahan alam indah dipandang mata ini ternyata memiliki sebuah julukan, yaitu Kota Seribu Masjid. Dijuluki demikian karena pada dasarnya mayoritas masyarakat lombok beragama Islam.

Terdapat sekitar 5.000 bangunan masjid berdiri di pulau tersebut. Itu adalah jumlah yang sangat banyak untuk sebuah pulau dengan luas wilayah yang tidak begitu besar, yaitu 5.435 km².

Dari sekian banyak masjid di Lombok, ada masjid tertua yang pertama dibangun di sana, yaitu Masjid Bayan Belek yang sudah dibangun sejak abad ke-17.

Pacitan: Kota 1001 Gua

Isi salah satu gua di Pacitan | Foto: hargatiket.net

Memiliki luas wilayah 1.389,87 km2, Pacitan yang terletak di Jawa Timur ini sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur. Tidak hanya itu, Pacitan juga mempunyai banyak sekali gua-gua yang indah.

Oleh karena itu, Pacitan memiliki sebuah julukan yaitu Kota 1001 Gua. Bahkan keindahan gua di Pacitan dinilai sebagai gua terindah di se-Asia Tenggara yaitu Gua Gong.

Ada juga gua yang bisa tabuh dan mengeluarkan suara seperti alat musik gamelan yaitu Gua Tabuhan.

Singkawang: Kota Seribu Wihara

Wihara di Singkawang | Foto: wikipedia.org

Singkawang, sebuah kota yang terletak di Kalimantan Barat dengan banyak sekali wihara. Jika Kawan GNFI berkunjung ke sana, akan dengan mudah menemukan wihara, mulai dari ukuran yang kecil hingga besar.

Dikarenakan banyaknya wihara di kota tersebut, Singkawang mendapat julukan sebagai Kota Seribu Wihara. Banyaknya wihara di sana didasari oleh banyaknya umat Buddha di Singkawang.

Seperti halnya Wihara Tri Darma Bumi Raya yang menjadi ikon kota Singkawang serta sebagai wihara tertua.

Tangerang: Kota Seribu Industri

Ilustrasi industri di Tangerang | Foto: intiland.com

Tangerang sebuah kota yang terletak di Provinsi Banten ini merupakan salah satu pusat industri yang ada di Pulau Jawa. Tidak hanya Cikarang, Tangerang pun memiliki banyak sekali industri.

Maka dari itu, tercetuslah sebuah julukan Tangerang sebagai Kota Seribu Industri. Kawasan di daerah Tangerang yang dijadikan kawasan industri ialah, seperti Jatiuwung, Cimone, Kosambi, dan lainnya.

Itulah beberapa kota di Indonesia yang memiliki julukan “seribu”. Dari sekian banyak kota tersebut, manakah yang pernah Kawan GNFI kunjungi?

Referensi: boombastis

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Yanto Basna Lanjutkan Tahun Ketiga di Thailand Sebelummnya

Yanto Basna Lanjutkan Tahun Ketiga di Thailand

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat Selanjutnya

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat

Dessy Astuti
@desstutt

Dessy Astuti

Literasi-kata.blogspot.com

2 Komentar

  • Putu

    Bali - pulau 1000 pura

  • Djamrawi

    Sangat membantu informasi ilmu

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.