Bandara Terbesar Kedua di Indonesia akan Segera Punya Kereta Bandara

Bandara Terbesar Kedua di Indonesia akan Segera Punya Kereta Bandara

Ilustrasi © Unsplash.com

Setelah di Jakarta, Medan, Padang, dan Solo, pemerintah akan membangun kereta api bandara di Surabaya, yang menghubungkan Bandara Juanda menuju tengah kota Surabaya. KA bandara ‘Kota Pahlawan’ tersebut akan mulai dibangun pada 2021 mendatang.

Rencana pembangunan KA bandara itu disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

“KA bandara lain yang harus segera dibangun yaitu Surabaya. Penduduknya banyak dan Bandara Juanda itu kan besar,” kata Budi Karya beberapa waktu lalu. Selain Surabaya, daerah lain yang harus memiliki KA bandara yakni Bali. Budi Karya mengatakan, KA bandara di Bali diproyeksikan sebagai penghubung antara Bandara Internasional Ngurah Rai (selatan) dan kawasan utara Bali.

Wilayah lain yang mesti punya KA bandara yaitu Makasar, yang akan menghubungkan Bandara Sultan Hasanuddin dengan kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan. Selain itu, KA bandara Kerjati di Subang, Jawa Barat.

“Di Kertajati, Jawa Barat reaktivasi jalur saja. Untuk KA Bandara di Surabaya sekitar 2021 mulai (dibangun),” pungkas Budi Karya.

Diberitakan sebelumnya, Menhub Budi Karya meresmikan KA Bandara untuk rute Stasiun Manggarai-Bandara Soekano-Hatta. Terdapat 38 perjalanan perhari dengan pemberangkatan pertama pada pukul 05.10 WIB.

Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari optimistis rute baru Stasiun Manggarai-Bandara Internasional Soekarno Hatta berdampak positif meningkatan jumlah penumpang harian.

“Kami sepakat dengan target 50 persen peningkatan okupansi penumpang dengan rute ini. Apalagi jika selesai (revitalisasi Stasiun Manggarai) bisa nambah lagi,” pungkas Mukti.

Sumber :Jawapos.com

Pilih BanggaBangga53%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Bek Papua Hiasi 'Debut' dengan Gol di Klub Thailand Sebelummnya

Bek Papua Hiasi 'Debut' dengan Gol di Klub Thailand

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.