Dalam 1 Dekade, Penonton Film Indonesia Meningkat 5 Kali Lipat

Dalam 1 Dekade, Penonton Film Indonesia Meningkat 5 Kali Lipat

Ilustrasi kursi bioskop © Felix Mooneeram

  • Jumlah penonton film Indonesia meningkat drastis dalam satu dekade lalu.
  • Tahun 2010, 15 besar film Indonesia hanya menyedot kurang lebih 6,5 juta penonton.
  • Tahun 2019, jumlahnya naik lima kali lipat.

Perkembangan pesat dialami film Indonesia selama dekade lalu. Dari tahun 2010 sampai 2019, film-film terlaris di Indonesia mengalami lonjakan jumlah penonton yang pesat, mencapai jutaan per filmnya.

Peningkatan jumlah penonton ini dialami secara bertahap. Data dari filmindonesia.or.id menunjukkan, di tahun 2010 film Indonesia terlaris berjudul Sang Pencerah ditonton sebanyak 1.108.600 orang. Di bawahnya, film Dalam Mihrab Cinta menyedot 623.105 penonton.

Untuk film-film di bawahnya dalam zona lima besar, yakni 18+: True Love Never Dies, Pocong Rumah Angker, dan Kabayan Jadi Milyuner, dinikmati sekitar 500 ribuan orang di bioskop.

Di tahun 2011, Surat Kecil untuk Tuhan yang merupakan film Indonesia terlaris jumlah penontonnya tidak sebanyak di 2010, karena "hanya" ditonton 700 ribu orang. Namun demikian, jumlah penonton itu merata di lima besar film Indonesia terlaris.

Peningkatan pesat dialami di tahun 2012. Urutan pertama ditempati Habibie & Ainun yang mencatatkan jumlah penonton sampai 4 juta orang! Di bawahnya ada film 5 cm (2.402.170 penonton) dan The Raid (1.844.817 penonton).

BACA JUGA: Roket 'The Raid' dan Tiga Serangkai di Dalamnya

Masuk ke tahun 2013, polanya sama dengan tahun 2011. Film urutan pertama jumlah penontonnya tidak sebanyak di tahun sebelumnya, tapi peningkatan jumlah audiens lebih merata. Di lima besar, rata-rata jumlah penontonnya 900 ribu sampai 1 juta orang.

Tenggelamnya Kapal van der Wijck adalah yang paling populer saat itu, diikuti 99 Cahaya di Langit Eropa, Soekarno: Indonesia Merdeka, Cinta Brontosaurus, dan Coboy Junior The Movie.

Selanjutnya di tahun 2014-2015, jumlah penonton film Indonesia mengalami stagnasi. Film Indonesia terpopuler di 2014, Comic 8, hanya ditonton 1.624.067 pasang mata, sedangkan Surga yang Tak Dirindukan (2015) disaksikan 1.523.617 orang di layar lebar.

Baru di tahun 2016, peningkatan pesat terjadi. Jumlah penonton di film Indonesia terpopuler tahun itu menembus angka 6 juta audiens! Beri tepuk tangan pada Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1.

Begitu pun di film-film lima besar, semuanya mencatatkan jumlah penonton lebih dari 2 juta! Urutan kedua ditempati Ada Apa Dengan Cinta 2 (3.665.509 penonton), My Stupid Boss (3.052.657), Cek Toko Sebelah (2.642.957), dan Hangout (2.620.644).

BACA JUGA: Kepak Sayap Iko Uwais di Hollywood

Tren ini berlanjut di tahun 2017. Lima besar film Indonesia terlaris, jumlah penontonnya tak ada yang kurang dari 2 juta penonton. Berikut urutannya.

Pengabdi Setan (4.206.103), Warkop DKI Reborn: Jangkris Boss! part 2 (4.083.190), Ayat-ayat Cinta 2 (2.840.159), Danur: I Can See Ghosts (2.736.391), dan Jailangkung (2.550.271).

Kemudian di tahun 2018, selera film Indonesia terpopuler mengalami pergeseran. Dari yang sebelumnya film horor dan kisah romatis orang dewasa, kini berubah jadi cerita asmara pelajar SMA. Ya, Dilan 1990 adalah judul filmnya, yang mencatatkan jumlah penonton 6.315.664!

Di tahun yang sama, Suzanna: Bernapas dalam Kubur menguntit tepat di belakang Dilan dengan 3.346.185 penonton, diikuti Danur 2: Maddah (2.572.871), Si Doel The Movie (1.757.653), dan Asih (1.714.798).

Lalu bagaimana dengan 2019? Di tahun penutup dekade ini, film tentang kisah asmara anak muda semakin mencancapkan kukunya di lima besar film Indonesia terpopuler.

Dilan dan Milea masih memimpin dengan Dilan 1991 (5.253.411), diikuti Dua Garis Biru (2.538.473), Danur 3: Sunyaruri (2.411.036), Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan (2.373.615), dan Habibie & Ainun 3 (2.226.232).

BACA JUGA: Review Gundala: Hujan, 10% Kenangan, 90% Kekuatan

Bahkan jika daftar ini diperlebar sampai urutan 15, tak ada satupun film Indonesia yang mencatatkan jumlah penonton di bawah 1 juta. Jadi kalau ditotal, dari 15 film Indonesia terpopuler tahun lalu, jumlah penontonnya mencapai sekitar 30 juta orang!

Bandingkan dengan tahun 2010, yang di 15 besar film Indonesia terpopulernya, hanya sanggup menyedot angka sekitar 6,5 jutaan penonton. Artinya, dalam satu dekade, jumlah penonton film Indonesia meningkat lima kali lipat.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengenal Budaya Dunia melalui  Global Village AIESEC Surabaya Sebelummnya

Mengenal Budaya Dunia melalui Global Village AIESEC Surabaya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.