Menanti Monas yang Lebih Hijau

Menanti Monas yang Lebih Hijau

Proyek revitalisasi Monas © kompas.id

Sebagian kawasan Monas sedang direvitalisasi, tepatnya di sisi selatan sektor IRTI (Ikatam Restoran dan Taman Indonesia). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut revitalisasi ini akan membuat Monas jadi lebih hijau.

Dilansir dari wartaekonomi.co.id, di sisi selatan akan dibangun plaza dan air mancur. Fasilitas ini juga nantinya bakal dibangun di tiga sisi lainnya.

Kemudian di Silang Monas ke depannya akan ada sejumlah fasilitas Plaza Seni dan Budaya, Plaza Nusantara, Promenade, Plaza Media, dan penangkaram rusa juga akan direvitalisasi.

"Akan ada area hijau kontemplasi, kanal ampiteater, serta jalur jogging dan sepeda," ucap Anies.

Kemudian Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sanuri, menyatakan revitalisasi ini adalah bagian dari Rencana Induk Penataan Tapak Kawasan Medan Merdeka. Sayembara desainnya sudah ditetapkan tahun 2019, dan proyek ini akan rampung pada 2021.

"Saat ini pelaksanaannya sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak 2019, dengan target pengerjaan selama tiga tahun," tutur Isa dalam keterangan tertulis.

Lalu untuk pohon-pohon yang ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi, Isa menyebut pohon-pohon itu dipindah ke sejumlah titik seperti di Area Barat, Timur, dan Area Parkir.

Jika proyek ini sudah selesai, pohon-pohon itu akan dikembalikan lagi.

"Dikembalikan lagi nanti fungsinya. Itu kan bahan revitalisasi, karena itu memang bagian dari hasil sayembara, itu dibuat plaza, kemudian nanti akan ditanam kembali di kawasan yang memang ada sekarang," ungkapnya, dikutip dari Liputan6.com.

Revitalisasi Monas juga mencakup peniadaan lahan parkir. Sebab, kawasan Monas akan diintegrasikan dengan tiga moda transportasi umum sekaligus, yakni bus TransJakarta, MRT, dan KRL.

Namun demikian, proyek multi-years dalam waktu tiga tahun ini bukan tanpa kritikan. Koalisi Pejalan Kaki sempat mengecam proyek ini, karena menebang pohon di kawasan Monas yang merupakan Ruang Terbuka Hijau. Ada 190 pohon yang ditebang untuk keperluan proyek revitaliasi Monas.

Referensi: wartaekonomi.co.id | liputan6.com | merdeka.com

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sejarah Angklung, Alat Musik yang Diakui UNESCO Sebelummnya

Sejarah Angklung, Alat Musik yang Diakui UNESCO

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya Selanjutnya

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.