Setahun Lamanya, Rupiah yang Terkuat di Dunia

Setahun Lamanya, Rupiah yang Terkuat di Dunia

Ilustrasi uang rupiah © bady qb/Unsplash

  • Nilai tukar rupiah terus menguat di hadapan dolar Amerika.
  • Sejak Februari 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar adalah yang terbaik di dunia.
  • Namun, ada untung dan rugi dari situasi ini.

Awal tahun 2020 dibuka Indonesia dengan sangat mulus di bidang ekonomi. Mata uang rupiah masih mempertahankan posisinya di urutan teratas sedunia, terhadap nilai tukar dengan Dolar Amerika (USD).

Dilansir dari CNBC Indonesia, kekuatan Rupiah sebagai yang terbaik di dunia ini dipertahankan sejak Februari 2018. Di hari Kamis (23/1) pukul 10.00 WIB, USD 1 setara dengan Rp13.655.

Kemudian di tanggal 23 Januari 2020, secara year to date rupiah masih menguat 1,8 persen terhadap USD.

"Penguatan rupiah masih sejalan dengan fundamental. Inflasi rendah, pertumbuhan (ekonomi) meningkat, NPI (Neraca Pembayaran Indonesia) surplus, dan inflow masuk makanya rupiah menguat. Ini sejalan dengan mekanisme pasar," terang Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Ia menambahkan, penguatan rupiah didorong pasokan valas dari para eksportir serta aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut sejalan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga, daya tarik pasar keuangan domestik yang tetap besar, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang mereda.

Menguatnya rupiah terhadap USD bahkan menjadi yang terbaik di dunia adalah kabar baik, tapi juga tak luput dari kabar buruk. Ini terkait eksportir yang akan dirugikan, lantaran produk buatan Indonesia jadi lebih mahal di pasar global, dan kurang berdaya saing.

Meski begitu, Perry menampik tudingan menguatnya rumah akan sangat merugikan eksportir. Sebab, menurutnya eksportir juga bisa kebagian untung, karena impor bahan baku/penolong akan lebih murah, dan dapat meningkatkan produktivitas manufaktur.

"Ekspor komoditas senangnya (Rupiah) melemah, tetapi ekspor komoditas tidak terlalu sensitif dengan pelemahan rupiah. Lebih ke permintaan dan harga komoditas," ujar Perry, dikutip dari CNBC Indonesia.

Dalam data yang dirilis Refinitiv, Rupiah berada di tempat teratas terhadap nilai tukar dengan USD, diikuti paun Mesir, peso Meksiko, yen Cina, dan ringgit Malaysia di lima besar.


Referensi: CNBC Indonesia | liputan6.com | CNBC Indonesia

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kerajaan Islam di Jawa; Kerajaan Mataram Islam Sebelummnya

Kerajaan Islam di Jawa; Kerajaan Mataram Islam

3 Tips Public Speaking Agar Anak Anda Makin Percaya Diri Selanjutnya

3 Tips Public Speaking Agar Anak Anda Makin Percaya Diri

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.