Pulau Dewata Akan Punya Lima Ruas Tol

Pulau Dewata Akan Punya Lima Ruas Tol

illustration © Unsplash.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Padatnya lalu lintas di pulau Bali, terutama di kawasan selatan, terasa sekali, apalagi saat akhir pekan maupun libur panjang. Untuk mengurai kemacetan tersebut, pemerintah belum lama ini menyatakan akan membangun jalur KA LRT dari bandara ke kawasan Kuta, dan ke depan, akan dilanjutkan dengan rute baru sepanjang 30 km.

Selain mengurai kemacetan, ada hal lain yang tak kalah pentingnya, yakni memecah keramaian di Bali selatan di wilayah lain. Hal ini dimaksudkan untuk juga menyeimbangkan kemakmuran yang dari sektor pariwisata di selatan ke kawasan lain yang tak kalah potensi wisatanya. Akses jalan yang lancar dan bebas hambatan tentu menjadi salah satu solusi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebutkan bahwa Pulau Bali akan memiliki lima truas tol baru setelah jalan tol Bali Mandara yang sudah beroperasi beberapa tahun lalu. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pada mulanya Pemerintah Provinsi Bali mengusulkan untuk dibangun 16 ruas tol baru.

"Tadinya mereka [Pemprov Bali] minta 16 ruas, tapi setelah dilihat tata ruangnya, yang bisa kita sepakati hanya lima ruas," ujarnya seperti dikutip bisnis.com.

Kelima ruas tol tersebut yakni Gilimanuk—Denpasar, Gilimanuk—Tabanan, Tabanan—Kuta, Kuta—Padang Bai, dan Kuta—Tanah Lot, baru memasuki proses penyesuaian tata ruang.

Selain itu, Menteri Basuki juga menyampaikan bahwa ada usulan pembangunan ruas Gilimanuk—Denpasar dilakukan oleh badan usaha sebagai pemrakarsa. Hanya saja, belum ada keputusan terkait siapa pemrakarsa tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster diketahui telah menerima investor swasta melakukan presentasi terkait dengan kelayakan ruas tol Gilimanuk—Denpasar lewat prastudi kelayakan.

Pemprov Bali akan terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR guna merealisasikan pembangunan ruas tol yang diperkirakan menelan investasi lebih dari Rp10 triliun ini.

Masih terkait dengan ruas tol Gilimanuk—Denpasar, Menteri Basuki memastikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum ada rencana menyambungkan ruas tol tersebut dengan jaringan tol Trans-Jawa melalui jalur darat atau jembatan.

"Belum ada [rencana], tapi kalau Bali mau bikin ruas tol, itu ada. Namun, tidak disambung [ke tol Trans-Jawa]," ujarnya.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Melihat Perkembangan Kebaya dari Masa ke Masa Sebelummnya

Melihat Perkembangan Kebaya dari Masa ke Masa

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.