Cisumdawu, Jalan Tol yang Syahdu

Cisumdawu, Jalan Tol yang Syahdu
info gambar utama
  • Mengenal lebih dekat tol Cisumdawu.
  • Tol ini dibangun untuk mempercepat waktu tempuh dari Bandung ke Bandara Kertajati, Majalengka.
  • Seksi I-III direncanakan bisa dilintasi saat arus Lebaran 2020.

Walau belum selesai dibangun, tapi tol Cisumdawu yang menghubungkan Cileunyi - Sumedang - Dawuan sudah menyita perhatian masyarakat. Ini dikarenakan indahnya panorama alam yang terlihat saat melintasi tol Cisumdawu.

Tol ini dibangun untuk mempercepat akses ke Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka, dan Pelabuhan Patimban. Dengan panjang 60,84 kilometer (km), tol Cisumdawu konstruksinya melintasi perbukitan, di cekungan yang dikelilingi tiga gunung vulkanik yakni Gunung Tampomas, Manglayang, dan Patuha.

Selain itu, tol Cisumdawu juga memiliki dua terowongan yang menembus bukit sepanjang 472 meter. Terowongan ini rencananya juga akan diberi ornamen flora agar lebih indah.

Dilansir dari katadata.co.id, tol ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang didanai dana pinjaman pemerintah Tiongkok dan BUJT (Badan Usaha Jalan Tol). Dana APBN dan pinjaman Tiongkok dipakai untuk membangun Seksi I dan II sebanyak Rp6,6 triliun, sedangkan Seksi III dan IV dibiayai BUJT sebesar Rp8,1 triliun.

Seksi I menghubungkan Cileunyi dan Rancakolong sepanjang 11,45 km, Seksi II menghubungkan Rancakolong dan Sumedang sejauh 23,4 km, Seksi III menghubungkan Sumedang dan Cimalaka dengan jarak 4,5 km, kemudian Seksi IV di Ujung Jaya ke Dawuan sepanjang 4,23 km.

Adanya tol Cisumdawu dinilai dapat mempersingkat waktu tempuh dari Bandung ke Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Dari yang awalnya 3,5 jam jadi cuma 45 menit saja, atau maksimal 1 jam.

"Tidak perlu memutar lagi untuk sampai ke Bandara Kertajati," ucap Kasatker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Yusrizal Kurniawan, dikutip dari Liputan6.com.

Percepatan waktu tempuh ini sangat dibutuhkan, lantaran Bandara Internasional Kertajati sekarang diplot untuk hub penerbangan haji, umrah, dan pusat penerbangan domestik ke luar Jawa.

Fungsi baru Bandara Kertajati tersebut membuat Bandara Husein Sastranegara di Bandung beralih untuk menampung pesawat baling-baling karena landasannya pendek.

Kabar baiknya, tol Cisumdawu Seksi I-III sepanjang 33 km direncanakan bisa dilintasi pada arus Lebaran 2020. Tahun lalu tol ini juga sudah dibuka tapi hanya sampai Rancakalong.

Referensi: katadata.co.id | detik.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini