3 Sektor Ini Berpeluang Lahirkan Startup Unicorn Dunia Baru

3 Sektor Ini Berpeluang Lahirkan Startup Unicorn Dunia Baru

Ilustrasi © Jaringan Prima

Indonesia sekarang memiliki beberapa "unicorn" alias perusahaan rintisan digital (startup) yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dollar AS atau Rp 13,6 triliun. Belakangan, menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengisyaratkan bakal ada unicorn baru dari Indonesia pada 2020. Hal tersebut disampaikannya usai acara Indonesia Millenial Summit 2020 di Jakarta pekan lalu.

Tak hanya itu, Johnny juga memprediksi bahwa akan ada startup unicorn yang naik status menjadi decacorn dengan valuasi yang menembus 10 miliar dollar AS atau Rp 136 triliun.

Ilustrasi, pendiri Gojek Nadiem Makarim, CEO Traveloka Ferry Unardi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Eks-CEO Bukalapak Achmad Zaky, Mantan Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Mantan Menteri Kominfo Rudiantara saat acara NextICorn. Foto: Kominfo
Ilustrasi, pendiri Gojek Nadiem Makarim, CEO Traveloka Ferry Unardi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Eks-CEO Bukalapak Achmad Zaky, Mantan Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Mantan Menteri Kominfo Rudiantara saat acara NextICorn. Foto: Kominfo

"Ada yang potensial naik jadi unicorn, ada juga unicorn yang naik jadi decacorn," tutur Johnnya, seperti dihimpun KompasTekno dari Antara, Senin (20/1/2020). Johnny tak menjelaskan startup mana persisnya akan akan menjadi unicorn tahun ini, ataupun unicorn yang bakal menyandang status decacorn. Dia hanya menyebutkan bahwa calon unicorn baru Indonesia bergerak di bisnis multiplatform.

Saat ini Indonesia memiliki lima unicorn, yakni Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, dan Ovo. Gojek bahkan sudah menapai valuasi decacorn.

Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) menilai, perusahaan rintisan dari tiga sektor berpeluang meraih status unicorn tahun ini. Ketiga sektor itu yakni teknologi finansial (fintech), kesehatan (healthtech), dan pendidikan (edtech).

“Ketiganya memiliki peluang yang masih besar untuk masuk ke stage unicorn,” kata Ketua Amvesindo Jefri R Sirait kepada Katadata.co.id Kamis (9/1). Namun, ia enggan menyebutkan jumlah startup yang berpotensi menjadi unicorn di 2020.

Aplikasi RuangGuru. Foto: RuangGuru
Aplikasi RuangGuru. Foto: RuangGuru

Jefri menjelaskan, salah satu startup pendidikan yang berpeluang menyandang status unicorn yaitu Ruangguru. Perusahaan rintisan ini baru saja mendapat pendanaan seri C senilai US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun. Investasi itu dipimpin oleh modal ventura asal Amerika Serikat (AS), General Atlantic dan GGV Capital.

Secara keseluruhan, ketiga sektor itu berpotensi menjadi unicorn dilihat dari sisi kapabilitas, nilai investasi dan peluang pasarnya. “Pasar masih luas dan itu membutuhkan inovasi yang dapat di-deliver oleh ketiganya,” kata Jefri.

Sepengetahuannya, investor tertarik menanamkan modal di startup yang bergerak di ketiga sektor itu tahun ini.


Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kelud, Si "Kecil-Kecil Cabe Rawit" yang Unik dari Jawa Timur Sebelummnya

Kelud, Si "Kecil-Kecil Cabe Rawit" yang Unik dari Jawa Timur

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya Selanjutnya

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

Indah graduated from MSc Development Administration and Planning from University College London, United Kingdom in 2015. She finished bachelor degree from International Relations from University of Indonesia in 2014, with two exchange programs in Political Science at National University of Singapore and New Media in Journalism at Ball State University, USA. She was awarded Diplomacy Award at Harvard World Model United Nations and named as Indonesian Gifted Researcher by Australian National University. She is an Editor at Bening Communication, previously worked at the Commonwealth Parliament Association UK and a diplomacy consulting firm Best Delegate LLC in USA.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.