Daniel Indro, Pria Asal Tulungagung Ilustrator Komik Amerika

Daniel Indro, Pria Asal Tulungagung Ilustrator Komik Amerika

Sampul Komik Sherlock Holmes tertera nama Daniel Indro sebagai ilustrator komik © Read All Comics

Siapa yang tak tahu kisah tentang Sherlock Holmes, detektif yang dikenal akan ketajaman penalaran logis, kemampuan menyamar, dan keterampilannya dalam menggunakan ilmu forensik untuk memecahkan berbagai kasus. Kisah Sherlock Holmes tidak hanya tertuang dalam novel dan film saja, namun juga dituangkan dalam bentuk komik. Siapa sangka bahwa ilustrator komik Sherlock Holmes adalah orang Indonesia. Namanya adalah Daniel Indro, pria kelahiran Tulungagung tersebut mendapat kesempatan dari tawaran perusahaan komik Amerika untuk menggarap beberapa komik, salah satunya Sherlock Holmes.

Daniel Indro memiliki keterampilan menggambar yang didapatkannya secara otodidak yang kemudian ia asah dengan belajar dari berbagai tempat seperti komunitas desain. Kiprahnya dalam membuat ilustrasi komik yang dari penerbit Amerika tersebut bukan melalui jalan yang singkat. Selepas lulus sekolah, Daniel merantau ke Yogyakarta dan bekerja menjadi ilustrator pada buku pelajaran di salah satu penerbit, setelahnya Daniel mencoba mencari informasi mengenai desain hingga akhirnya bergabung dengan komunitas desain. Melalui komunitas tersebut, Daniel mendapat tambahan wawasan mengenai cara mengkonversi gambar manual ke dalam komputer. Tidak berhenti di situ, Daniel juga mencari jaringan penerbit komik hingga akhirnya ia mendapat pekerjaan sampingan sebagai pembuat komik dari perusahaan lokal di Amerika.

Daniel Indro | Foto : comicvine

Kesempatan Daniel untuk menunjukkan karyanya membuat Daniel mengambil keputusan pindah ke Surabaya untuk mencari jaringan yang dapat mengunggah karya-karyanya di beberapa pameran seni. Hingga akhirnya Daniel mendapat agen yang dapat menghubungkannya dengan penerbit besar di Amerika yang menjadikan Daniel sebagai ilustrator dari tiga judul komik sekaligus yakni Sherlock Holmes, Flash Gordon dan Green Hornet.

Setelah mendapat kontrak, Daniel langsung mendapat tugas untuk menggambar komik Flash Gordon. Daniel tak perlu terbang jauh ke negeri Paman Sam, Daniel mengerjakan ilustrasi komik tersebut melalui naskah yang diterimanya melalui email kemudian Daniel membuat sketsa setengah jadi untuk dikonfirmasikan. Setelah sketsa setengah jadi tersebut disetujui, Daniel kemudian menyelesaikan sketsa komik menggunakan pensil pada lembar kertas gambar ukuran A3. Setelah sketasa selesai, Daniel memindai atau men-scan sketasa atau ilustrasi tersebut dan dikirimkan kepada penerbit dalam bentuk file. Daniel dapat menyelesaikan satu buku komik rata-rata dalam satu bulan. Untuk per lembar halaman komik, Daniel mendapat imbalan 130 dolar AS.


Catatan kaki: tribun | intisari

Pilih BanggaBangga57%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang29%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau14%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023 Bersama Filipina Dan Jepang Sebelummnya

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023 Bersama Filipina Dan Jepang

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya Selanjutnya

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.