Dilarang Lewat Monas, Formula E 2020 Ubah Rute

Dilarang Lewat Monas, Formula E 2020 Ubah Rute
info gambar utama

Hasil rapat Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, Jakarta, pada Rabu (5/2) meminta gelaran Formula E 2020 tidak diadakan di Monas. Sebabnya, kawasan Monas termasuk cagar budaya.

Keputusan tersebut membuat rute Formula E 2020 Jakarta harus diubah. Pemerintah DKI Jakarta bersama Formula E Operations kemudian berencana mengubah rute ke Jalan Thamrin, Sudirman, dan Gelora Bung Karno (GBK).

"Ya (peninjauan) sedang berlangsung hingga sore ini. Sepanjang Jalan Sudirman, dan Thamrin. Sedikit belok ke GBK (Gelora Bung Karno)," ujar Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, dikutip dari detik.com pada Jumat (7/2).

Dialihkannya rute Formula E ini terbilang cukup mendadak, karena ajang balap mobil listrik tersebut akan diadakan di Jakarta pada 6 Juni 2020, alias empat bulan lagi. Meski begitu, PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara Formula E 2020 Jakarta mengaku masih cukup waktu untuk menyiapkannya.

"Belum, itu saya belum tahu (kapan pemilihan rute alternatif selesai). Menurut teman-teman dari yang sedang buat sirkuit, time line masih masuk. Empat bulan kami kebut," terang Deputy Director Communications Formula E Indonesia Jakarta Propertindo (JakPro), Hilbram Dunar, pada detik.com.

"Desain sedang dikerjakan, tentunya dengan pihak terkait. Kami terus koordinasi dengan Pemprov DKI, FEO (Formula E Operation), FIA, dan pihak terkait terus dilakukan. FEO sudah ada di Jakarta untuk koordinasi dengan hal ini," lanjut Hilbram.

Rute Formula E 2020 Jakarta awalnya dimulai dari Simpang Monas Tenggara - Jl. MI Ridwan Rais - Tugu Tani - Jl. MI Ridwan Rais - Jl. Medan Merdeka Selatan - Wisma Antara - Kedubes AS - Silang Monas Tenggara.

Untuk alternatifnya, melewati Silang Monas Selatan - belakang Gambir - Jl. MI Ridwan Rais, Jl. Medan Merdeka Selatan - Bundaran Patung Kuda - Silang Monas Selatan.

Anggaran Rp1,2 triliun telah disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk menyiapkan kompetisi internasional ini. Dengan masa kontrak selama lima tahun, Formula E dinilai dapat meningkatkan aspek perekonomian di wilayah Jakarta.

"Memang manfaatnya tidak bisa langsung dirasakan di tahun pertama penyelenggaraan," kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, dikutip dari TEMPO.co.

Referensi: TEMPO.co | detik.com | cnnindonesia.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini